Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirok

Sabtu, 30 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirok

Beromzet Jutaan Rupiah Mampu Sekolahkan 5 Anak
Begitu banyaknya penjual pecal di wilayah Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) namun ada yang berbeda dengan penjual pecal yang satu ini.

AMRAN POHAN-SIPIROK

Bukan saja karena lezatnya menikmati hidangan pecal, namun resep utamanya adalah pelayanan pada pelanggan dengan ramah, sopan dan dengan sistem kekeluargaan.

Jadi, sebelum anda mendatangi tempat jualannya di Simpang Padang Bulan, Desa Marsada Kecamatan Sipirok Tapanuli slatan dan menikmati hidangannya tentunya belum bisa meberi komentar tentang cita rasa yang ditawarkannya dan pelayanannya seperti apa?.

Sebenarnya tidak ada yang istimewa dari penjual yang satu ini baik dari segi rasa hidangan yang ditawarkan maupun pelayanan yang diberikan. Semuanya bisa saja, namun yang membuat menarik adalah dengan usaha yang ditekuni selama puluhan tahun dengan penuh kesabaran itu ternyata mampu menyekolahkan lima anak hingga kuliah bahkan salah seorang diantaranya sudah menyandang status Pegawai Negeri sipil (PNS).

Betapi tidak! hanya dengan usaha jualan pecal yang dirintis sejak 1994 lalu hingga sekarang lama kelamaan usaha semakin berkembang. Tentunya hal ini tak lepas dari ketekunan yang dibarengai kesabaran serta keyakinan akan usaha yang sedang dijalankan.

Adalah Marani Siregar (49) bersama Suaminya Panyabungan Pane (55) yang merintis usaha tersebutsejak 1994 yang lalu, dengan bermodalkan kesabaran, ketekunan dan keyakinan akan usaha yang dijalankan, dan tak ada usaha lain hanya mengandalkan perekonomian dari berjualan tersebut, tak pelak! sekarang dalam sehari sudah mereka sudah beromzet 700 ribu hingga satu juta rupiah," berjualan pecal sejak 1984 lalu, mulanya kami jualan pecal dan lontong di simpang Hutasuhut selama kurang lebih 12 tahun, selanjutnya pindah kemari (simpang Padang bulan)" kata Marana pada METRO Kamis 28/1.

Maksud kepindahan ke simpang Padang bulan ternyata bukan tanpa alasan. Tujuannya ternyata mengembangkan usaha dengan menambah menu yang berpariasi dengan harapan lokasinya lebih pas sebagai tempat persinggahan dengan suasana yang lebih sejuk tidak bising dan panorama alam yang mendukung. "Sejak pindah kemari, disamping pecal dan lontong menu ayam panggang dan ikan mas bakar kita sediakan untuk pengunjung" ujarnya.

Amatan METRO memang lokasi tempat jualan sangat potensial menjadi tempat persinggahan sekedar mengisi perut kosong, suasananya angat mendukung, apalagi sekarang ini tempat singgah bagi pengunjung sudah dirancang seolah berada di tengah ladang dan menyatu dengan alam. Bahkan setiap hari Sabtu dan Minggu sangat ramai dikunjungi pengunjung baik dari Padang Sidimpuan maupun dari Wilayah Sipirok.

Satu hal yang menarik dari usaha ini, bisa dijadikan bahan renungan bagi setiap warga dalam menjalani setiap usaha dan profesi yang sedang dijalani yakni ternyata dengan kesabaran, keseriusan dan keyakinan apapun usaha dan profesi yang dijalani mendatangkan hasil yang maksimal. (***)

POST ARCHIVE: This content is 8 years old. Please, read this content keeping its age in Mind
google Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirokfacebook Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipiroktwitter Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipiroklinkedin Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirokemail Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirokprint Melirik Usaha Penjual Nasi Pecal di Sipirok

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*