Mengaku Raja Minyak, Pria Ini Sekap dan Hamili 10 Model

Di rumah mewah inilah, Shoja Shojai menyekap sejumlah perempuan cantik yang kemudian dia hamili.

LONDON, KOMPAS.com – Seorang jutawan Inggris yang dituduh menjadi bapak tujuh anak dari sejumlah model yang disekapnya di sebuah rumah mewah yang disewanya di Costa del Sol, Spanyol, ditangkap kepolisian negeri itu.

Polisi Spanyol mendatangi rumah mewah bergaya Arabia di Marbella ini setelah salah satu perempuan yang disekapnya melaporkan kekerasan dalam rumah tangga kepada polisi.

Setelah Shoja Shojai (56), pria kelahiran Iran itu, berada di dalam tahanan polisi, sembilan perempuan yang ada di dalam rumah mewah itu mulai mengajukan tuntutan.

[iklan size=’kiri’]Mereka menuduh Shoja menyekap mereka di Spanyol secara paksa. Mereka juga menuduh Shoja melakukan pelecehan dan kekerasan untuk memastikan mereka tidak melarikan diri.

Para perempuan yang menyebut Shoja dengan panggilan “Sasha” itu berasa dari berbagai negara seperti Rusia, Jerman, Mongolia dan Kazakhstan. Para perempuan itu bertemua Shoja saat mereka menimba ilmu di sekolah fesyen London.

Kepada setiap perempuan yang ditemuinya, Shoja selalu mengaku sebagai pengusaha minyak dan berteman akrab dengan Barack Obama dan Vladimir Putin. Setelah terpikat dengan tipu dayanya, Shoja lalu mengajak mereka ke Spanyol dan dijanjikan profesi di dunia industri fashion.

Namun, begitu tiba di Spanyol para perempuan itu dibawa ke sebuah rumah mewah berkamar 10 di sebuah bukit dekat kota Marbella yang dikenal sebagai Casa Saf.  Di sana, Shoja secara bergilirian tidur bersama para perempuan cantik tersebut, hingga beberapa di antara mereka hamil dan melahirkan.

Baca Juga :  Ratusan Karya Picasso Ditemukan di Prancis

Kepada polisi para perempuan itu mengatakan mereka secara praktis dikurung di rumah mewah itu dan hanya boleh pergi jika didampingi supir sekaligus pengawal Shoja. Para perempuan itu mengatakan Shoja mengancam akan menyakiti keluarga dan anak-anak mereka jika  para perempuan itu tidak menuruti keinginannya.

Tak berhenti di itu, Shojai juga memaksa para perempuan itu “patungan” untuk membayar sewa rumah mewah yang mencapai 6.500 poundsterling atau sekitar Rp 126 juta setiap bulannya.

Sementara itu, kepada polisi Shojai menolak semua tuduhan yang dijatuhkan kepadanya. Dia mengklaim para perempuan itu bekerja untuk perusahaannya di Spanyol.

Shojai mengakui dia memang berhubugan seks dengan para perempuan itu. Namun, soal kehamilan, Shojai mengatakan semua adalah kesalahan para perempuan itu yang gagal melakukan pencegahan.

Shojai malah meminta polisi untuk menyelidiki dugaan pencurian perhiasan bernilai jutaan poundsterling serta benda-benda seni dan karpet Persia, selama dua hari dia harus menginap di kantor polisi.

Shojai diketahui hanya menikahi secara resmi satu dari 10 perempuan yang disekapnya. Namun, tidak diketahui apakah perempuan Denmark berusia 33 tahun itu termasuk di antara para penggugat.

Saat ini Shojai dibebaskan dengan uang jaminan namun dilarang mendekati para perempuan itu saat investigasi masih berlangsung. Kepolisian Spanyol juga telah meminta keterangan dari kepolisian Inggris terkait Shojai dan para perempuan tersebut.

Baca Juga :  Moammar Khadafy

Sementara itu, kesepuluh perempuan dan anak-anak mereka yang berusia anrara sembilan bulan hingga tujuh tahun, kini ditempatkan di sebuah lokasi aman.

 

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*