Menjelang Hari Raya Idul Adha, Permintaan Hewan Kurban Di Madina Meningkat

MADINA (Berita) : Menjelang Hari Raya Idul Adha, permintaan masyarakat Kota Penyabungan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), akan sapi sebagai hewan kurban semakin meningkat. Peningkatan permintaan ini tak pelak mendorong peningkatan harga. Salah satu pedagang hewan kurban, Abdul Hakim, kepada Berita menyebutkan dalam seminggu ini permintaan masyarakat akan sapi untuk hewan kurban meningkat dibanding seminggu sebelumnya.

Situasi ini membuat harga sapi mengalami kenaikan sekitar Rp 1 juta sampai Rp 1,5 juta dibanding Hari Raya Kurban di tahun sebelumnya. Kenaikan ini membuat masyarakat dan pedagang hewan kurban seperti dirinya saling tawar-menawar harga secara ketat. “Kalau tahun kemarin harganya antara Rp 7,5 juta hingga Rp 9 juta per ekor. Tahun ini harganya menjadi antara Rp 9 Juta hingga Rp10 Juta,” kata Abdul Hakim.

Kenaikan harga ini, kata dia, membuat jumlah pembeli menjadi menurun. Akibatnya, pihaknya pun tidak lagi menjual sapi dalam jumlah banyak seperti tahun lalu. “Tahun lalu kami menjual 80 ekor sapi, tahun ini cukup 30 ekor saja,” kata dia.

Seorang panita kurban, Darwis Lubis, kenaikan harga sapi sudah mereka siasati dengan cara memberitahukan kepada masyarakat yang mau berkurban. “Sebab dari pantauan kami ke beberapa pedagang hewan kurban di Madina, terjadi pelonjakan harga,” ujar Darwin.

Ia menyebutkan, para pedagang beralasan hal ini karena pasokan sapi impor sudah tidak masuk lagi ke Madina. Karena itu ia memberitahukan kepada  warga untuk menaikan nilai uang yang akan dikumpulkan untuk membeli sapi. “Biasanya, untuk tujuh orang, per orang biasanya dikutip biaya senilai Rp1.200.000, maka untuk tahun ini duit yang dikumpulkan menjadi senilai Rp1.300.000 hingga Rp1.400.000 per orang. Lalu dikalikan tujuh orang. Setelah semuanya terkumpul, lalu digunakan untuk membeli satu ekor sapi untuk hewan kurban,” tegas Darwin. (isk/mfr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jalinsum Muara Batang Gadis Mirip Kubangan Kerbau

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*