Menpan RB Imbau Tak Lakukan Kegiatan di Hotel, Bappeda Palas Tidak Peduli

Kegiatan RAD-PPK Bappeda Palas di Hotel Barumun, Sibuhuan

PADANG LAWAS | Aturan pelarangan PNS menggelar kegiatan di hotel mulai berlaku 1 Desember 2014. Larangan tersebut sudah tertuang dalam surat edaran MenPAN nomor 10 tahun 2014.

“Suratnya berisi melarang seluruh jajaran aparatur sipil negara melakukan kegiatan penyelenggaraan pemerintahan di luar instansi pemerintahan. Berlaku 1 Desember 2014, seluruh kegiatan penyelenggaraan pemerintahan harus dilakukan di instansi pemerintahan,” ujar Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara-Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Yuddy Chrisnandi yang dikutif dari situs Detik News

Namun sangat disayangkan, peraturan tersebut dikangkangi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Padang Lawas (Palas) yang tetap melaksanakan acara sosialisasi rencana aksi daerah pencegahan dan pemberantasan korupsi (RAD-PPK), Jum`at (12/12) di Hotel Barumun, Sibuhuan

Kegiatan RAD-PPK Bappeda Palas di Hotel Barumun, Sibuhuan

Hal ini salah satu bentuk ketidak patuhan Bappeda Palas atas kebijakan MenPAN RB. Padahal, seluruh jajaran Pemda Palas termasuk Bappeda Palas seharusnya memberikan perhatian serius atas larangan tersebut.

Pantauan MANDIRI, kegiatan sosialisasi Rencana Aksi Daerah Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi (RAD-PPK) yang diselenggarakan Bappeda Palas di  Hotel Barumun, Sibuhuan, turut dihadiri Bupati Padang Lawas yang diwakili Asisten II Setdakab Palas Drs. Abdul Rahim Hasibuan, Staf Bidang Sos-Bud Bappeda Sumatera Utara Astina Damanik, MAP sebagai Narasumber, para Kepala SKPD, para Camat, serta undangan.

Baca Juga :  Warga Manegen Siap Biayai Korban Peluru Nyasar

Saat dikonfirmasi melalui selular, kepala Bappeda Palas Yenni Nurlina Siregar, SP tidak mengangkat juga melalui sms tidak dibalas. saat ditanya kepada kasubbag Umum Bappeda Palas Jakson Hasibuan, melalui sms ia mengatakan “no comment”.

/Edi

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*