Menristek Diberikan Gelar Adat “Laki-laki Yang Sempurna Dengan Banyak Kelebihan”

Padang – Suku Panai Tanjung di Air Haji, Painan-Pesisir Selatan, Padang menilai Menteri Negara Riset dan Tekhnologi (Menristek) Gusti Muhammad Hatta adalah seorang yang jujur, mencintai lingkungan, dan memiliki kredibilitas yang tinggi dalam menjalankan tugas sebagai seorang Menteri. Berdasarkan hal itu akhirnya Suku Panai Tanjung mengangkat Gusti Muhammad Hatta sebagai warga kerhormatan dan menganugerahi Gusti beserta istrinya, Ir. Violet Burhanuddin Hatta. MS dengan gelar “Sutan Sampono Batuah” dan “Puti Reno Ameh”.

“ Pak Gusti Muhammad Hatta adalah sosok yang jujur, kinerjanya sebagai seorang menteri sangat bagus, dan sangat mencintai lingkungan. Bukan itu saja, Pak Gusti juga banyak membantu warga di Air Haji, Pesisir Selatan dalam hal inovasi pertanian, pendidikan dan lainnya. Karena itu lah kami mengangkat Pak Gusti Muhammad Hatta sebagai warga kehormatan Air Haji, Pesisir Selatan dan memberikan beliau gelar Sutan Sampono Batuah,” jelas Bupati Pesisir Selatan H. Nasrul Abit di Air Haji-Padang , Sabtu (7/7/2012).

Menurut Nasrul gelar Sutan Sampono Batuah sangat cocok sekali dengan sosok Gusti Muhammad Hatta, begitu pula dengan Gelar Violet Burhanuddin Hatta, Puti Reno Ameh.

“Sutan Sampono Batuah artinya laki-laki yang sempurna dengan banyak kelebihan atau talenta. Sedangkan gelar Ibu Menteri Puti Reno Ameh artinya putri yang bercahaya emas. Semoga dengan gelar tersebut Pak Menteri selalu menjadi orang yang amanah,” tambah Bupati Pesisir Selatan.

Baca Juga :  Nasabah Bank Tewas Ditembak Perampok, Rp60 Juta Raib

Sementara itu Gusti Muhammad Hatta mengatakan tidak menyangka dirinya diangkat sebagai warga kehormatan Air Haji, Pesisir Selatan dan diberikan gelar Sutan Sampono Batuah.

16325683876e37b30ac0d4d4196a343da03b3752 Menristek Diberikan Gelar Adat “Laki laki Yang Sempurna Dengan Banyak Kelebihan“ Saya tidak menyangka takdir saya bisa sampai ke Air Haji, Painan-Pesisir Selatan. Saya juga tidak menyangka dijadikan ninik mamak oleh warga Air Haji, Pesisir Selatan. Selain itu, saya juga takut dengan banyak pujian yang telah diberikan kepada saya. Semoga dengan gelar yang diberikan saya bisa lebih baik lagi dan yang terpenting kita semua selalu bersyukur kepada Tuhan YME. Saya atas nama pribadi dan keluarga mengucapkan banyak terima kasih atas gelar yang diberikan dan mudah-mudahan tidak membuat saya sombong,” kata Gusti Muhammad Hatta setelah acara adat pemeberian gelar dirinya dan istri di Air Haji, Painan-Pesisir Selatan, Padang.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Kebiasaan-kebiasaan seperti ini merupakan kegiatan yang sering dimamfaatkan dalam berpolitik untuk kepentingan Pribadi, kelompok dan organisasi.
    Dari jaman ke jaman silih berganti, kegiatan ini sering dimamfaatkan untuk publikasi dan pencitraaan serta kepentingan lainnya. Pertanyaannya adalah sejauh mana akan pengembanan bahwa seorang pejabat masuk dalam komunitas budaya yang bukan asal usulnya? banyak para pejabat sering menerima bentuk2 hal-hal seperti ini bahkan Presiden juga pernah mendapatkan hal-hal semacam ini. Namun apakah benar-benar dijiwai makna apa yang diterima itu masa sekarang dan masa yang akan datang?

    Banyak orang luar dari suatu daerah yang sudah lebih berjasa dimana dia tinggal bahkan sudah menyatu dengan masyarakat dan budaya sekitar yang lebih berbuat daripada saat seorang pejabat yang menjabat hanya sementara. Bahkan kita harus bisa bedakan mana yang dimaksud dengan tugas mana yang dimaksud dengan Kepedulian…..

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*