MERAPI MELETUS Pola Pendidikan Bagi Pengungsi Harus Diubah

Selain memperhatikan tiga faktor utama kegiatan belajar mengajar (KBM) yakni psikologi siswa didik, sarana dan pengajar, Menteri Pendidikan Muhammad Nuh juga meminta pola pendidikan siswa di pengungsian harus diubah.

“Pola pendidikan juga harus diubah,” ujar M. Nuh, Minggu (14/11).

Yang dimaksud mengubah pola adalah pendidikan tidak membuat beban bagi peserta didik.

“Contohnya seperti pr (pekerjaan rumah). Ya kalau situasi ini di kasih pr ya berat. Yang penting semangat dan suasananya yang harus dijaga,” jelasnya.

Selain itu, M. Nuh juga menyampaikan apresiasai yang sangat besar kepada para pihak yang membantu proses belajar mengajar di masa tanggap darurat ini.

“Di UNY, UPN ataupun di UGM itu, pengungsi memanfaatkan GOR (gedung olah raga) sebagai kelas, sehingga belajar jadi lebih mudah. Karena itu juga, saya berapresiasi kepad adik-adik mahasiswa yang turun memberikan uluran tangan dalam belajar mengajar pengungsi,” katanya.

“Belum lagi siswa-siswi di SMK Pertanian Klaten yang membantu. GOR disana juga dimanfaatkan untuk pengungsian. Adik SMK juga terlibat membantu pelajaran bagi anak-anak yang mengungsi itu,” katanya di talkshow salah satu radio itu.(RakyatMerdeka)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Jelang Show Viky Sianipar - Edo Kondologit Senang Nyanyikan Lagu Batak

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*