Merpati Terpaksa Beli MA 60 karena Tak Punya uang

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Serikat Pekerja BUMN Bersatu mempunyai data soal dugaan mark-up dalam pengadaan pesawat milik Merpati Airlines MA 60 buatan China.

Seperti kita ketahui satu pesawat jenis ini jatuh di perairan Papua dan menewaskan seluruh penumpang dan awak kabinnya.

Proses pembelian 15 unit pesawat MA 60 dimulai dari 2005 hingga 2010. Semula Merpati ingin membeli pesawat jenis ATR 72 dan Bombardier seharga 18-20 juta dollar per unit.

Tetapi, karena kondisi keuangan Merpati yang buruk rencana ini urung. “Lagi pula pembelian pesawat MA 60 bisa dilakukan dalam bentuk concessional loan (pinjaman lunak),” kata Ketua Serikat Pekerja BUMN, dalam siaran persnya, Kamis (12/5/2011). Harga satu unit pesawat MA 60 sendiri 11,6 juta US dolar.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*