Mesir Didesak Hentikan Penahanan Pengguna Facebook

Grup hak asasi Amnesty International mendesak Mesir untuk menghentikan pemeriksaan atas seorang pengguna Facebook yang dituduh telah menyebarkan informasi mengenai militer Mesir tanpa ijin.

Illustrasi

Pihak Amnesty International berkata `dalam pernyataannya, bahwa Ahmed Hassan Bassyouni, 30 tahun, menghadapi ancaman hukuman lima tahun penjara karena membuat sebuah grup di Facebook yang melayani pertanyaan-pertanyaan seputar militer di Mesir. Demikian seperti yang dikutip dari Reuters, Sabtu, (27/11/2010).

Sampai saat ini, pihak berwenang Mesir belum bisa dimintai komentar. Bassyouni sebelumnya sudah hadir pada sidang di pengadilan Al-Haram pada 24 November. Pihak Amnsety International berkata kalau kasus ini ditunda sampai tanggal 29 November.

“Pihak berwenang Mesir harus mengakhiri praktik percobaan pengadilan sipil sebelum pengadilan militer. Ini adalah penyalahgunaan dari sistem judisial di Mesir, serta pelanggaran hak untuk mendapatkan pengadilan yang adil. Pemeriksaan pengadilan ini sangat tidak hadir,” ujar pihak Amnesty International.

Para pengamat di internet mengatakan secara terpisah kalau halaman Facebook dari dua orang oposisi Mesir juga telah dihapus dari Facebook, sebelum pemilihan parlemen Mesir dilakukan. (okezone.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*