Michael Jackson Manusia Paling Jorok di Hollywood

Michael Jackson ketika mengumumkan rencana konsernya di O2 Arena, dalam sebuah konferensi pers, pada 5 Maret 2009, di London, Inggris. Konser ini tidak pernah terlaksana karena Michael Jackson ditemukan tewas di rumahnya beberapa bulan menjelang konser. Tim Whitby/Getty Images

New York – Mendiang raja pop, Michael Jackson, dikabarkan hidup dalam kondisi jorok di kediamannya yang dikenal dengan nama Neverland.

Hal ini diungkapkan harian The New York Post yang mewawancarai mantan pembantu rumah tangga Jackson.

Wanita yang minta disebut sebagai “Pembantu Nomor 1” itu mengatakan, “Michael terkadang bermain-main ke tempat hewan-hewan peliharaan, dan ia menemukan kotoran di sekeliling rumah tanpa mempedulikannya. Kemudian, jika kita mengatakan sesuatu, ia akan mengancam melempar kita dengan kotoran.”

Pembantu tersebut bahkan mengungkapkan kesukaan Jackson mengoleksi benda-benda kotor.

Sementara itu, mantan pembantu lainnya yang disebut “Pembantu Nomor 2” menuturkan, Jackson menyimpan sebuah popok bayi yang kotor dan celana dalam Fruit of the Loom yang bekas dipakai seorang remaja atau ABG.

Pembantu itu mengatakan Jackson tak mempedulikan kebersihan dan pernah kencing di depan dirinya setelah diwawancarai Oprah pada 1993.

“Ia kencing di lantai pintu masuk, tepat di mana sebelumnya Oprah berjalan,” katanya. “Itu benar-benar tak masuk akal. Ia berdiri begitu saja, membuka ritsletingnya dan mengencingi lantai.”

Mantan pembantu ketiga menyebut Jackson sebagai manusia paling jorok dan paling kotor di Hollywood.

Baca Juga :  Album dan Nama Baru Peterpan Tak Dirilis 3 November

“Pembantu Nomor 3” juga mengungkapkan tempat tidur Jackson pernah diserang kutu busuk.

“Semua orang ia panggil untuk membersihkannya dan terkadang meminta bantuan cleaning service. Kamarnya sangat bau. Kami semua tak suka masuk ke sana.”

/TEMPO.CO

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*