Mobil Dinas Ketua DPRD Paluta Ditahan Anggota Dewan

Selasa, 12 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

Booo SOngoni DO Lakna....!

PALUTA-METRO; Mantan Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Paluta, H Khoiruddin Siregar SAg MSI nampaknya masih belum rela melepaskan kendaraan dinasnya jenis Fortuner. Kendati dirinya sudah menjadi anggota DPRD Paluta, mobil dinasnya tidak kunjung dikembalikan ke sekretariat dewan, sehingga Ketua DPRD Paluta Muchlis Harahap SHI ke kantor menggunakan mobil pribadi.

Menyikapi hal tersebut, Ketua DPRD Paluta, Muchlis Harahap, Senin (11/1)di ruang kerjanya langsung angkat bicara. “Kami sudah sabar menunggu, kapan mobil dinas jenis Fortuner tersebut diserahkan? Selaku pimpinan DPRD Paluta, saya sangat kecewa. Ini masalah lembaga, kenapa dianya (Khoiruddin, red) belum menyerahkan mobil dinas tersebut ke lembaga ini. Kita sudah melayangkan surat kepada mantan Plt Ketua DPRD lama terkait pengembalian mobil dinas tersebut. Seharusnya ia sadar bahwa kendati dirinya tidak lagi menjabat Plt Ketua DPRD Paluta, tapi yang memilihnya adalah masyarakat Paluta. Tindakannya itu sudah sangat melukai konstituennya. Saya selaku pimpinan menegaskan agar mobil dinas segera dikembalikannya demi menjaga kekondusifan di tengah-tengah wakil rakyat,” tegasnya.

Diakuinya, sesuai surat edaran Mendagri dan berdasarkan Undang-Undang Nomor 24 tahun 2004, pengembalian aset atau pengembalian seluruh kendaraan dinas dan operasional yang dikuasai anggota DPRD selambatnya sebulan setelah pelantikan. Tidak ada alasan bagi mantan Plt Ketua DPRD Paluta untuk tidak mengembalikan kendaraan operasional tersebut. Pasalnya kendaraan tersebut hanya bersifat pinjam pakai selama menjabat menjadi wakil rakyat maupun pimpinan DPRD.

Baca Juga :  70 Ha Tanaman Ganja Diperkiraka Ada di Madina

Sayangnya, mantan Plt Ketua DPRD Paluta H Khoiruddin Siregar SAG MSi yang berusaha untuk dikonfirmasi METRO di kantor DPRD, belum berhasil ditemui karena tidak berada di tempat. Ketika dihubungi via selulernya, tidak ada jawaban. (thg)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*