Mobil Masuk Jurang Di Kotanopan, Delapan Orang Tewas

Delapan orang tewas setelah mobil yang mereka tumpangi masuk jurang. Sementara, dua lainnya mengalami luka-luka.

Kecelakaan mau itu terjadi di Desa Usur Tolong, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal,Sumatera Utara, kemarin. Enam dari delapan orang yang tewas berhasil diidentifikasi. Mereka adalah Nelly 39; Fadli, 8; Rosdiana, 33; Aldi, 10; Parel, 8 bulan; dan Rahmawati,50,masing-masing warga Medan. Sementara dua orang lainnya belum diketahui identitasnya.

Kasat Lantas Polres Madina AKP WA Pranggono menduga, kecelakaan maut itu disebabkan sang sopir mengantuk sehingga mobil masuk jurang sedalam 20 meter dan tenggelam ke dasar sungai. “Sopirnya belum ditemukan, karena melarikan diri pasca kejadian. Saat ini kami masih terus melakukan pencarian,” ungkapnya. Dijelaskannya, keenam korban yang tewas sudah dibawa pulang keluarganya masingmasing, sedangkan dua orang yang belum diketahui identitasnya masih berada di Puskesmas Kotanopan, menunggu keluarganya datang.

Sementara, dua warga yang mengalami luka luka masih menjalani perawatan di Puskesmas Kotanopan. Dia mengatakan, kondisi jalan rusak dan berlubang di desa tersebut juga menjadisalah satu penyebab kecelakaan.Pasalnya, setiap pengendara yang melintasidaerahituharusekstra hati-hati.Apalagi saat musim hujan, badan jalan sangat licin karena dipenuhi lumpur. Hingga pukul 13.00 WIB kemarin, mobil yang jatuh ke jurang belum dievakuasi karena harus menunggu alat.

Namun, pihak kepolisian dari Satlantas Madina terus berjaga- jaga di daerah sekitar lokasi kejadian.Kepala Bagian (Kabag) Humas Pemkab Madina Taufik Lubis mengakui, jalan negara yang melintas di desa tersebut dalam kondisi rusak parah. Menurutnya,masih banyak jalan negara yang mengalami rusak parah seperti di Kecamatan Muara Sipongi dan Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Madina.Pihaknya sudah sering mengajukan kepada pemerintah pusat agar kondisi jalan negara segera diperbaiki.

Baca Juga :  Pengusaha Kerupuk Jangek Butuh Bantuan

“Meskipun sudah berulang-ulang diajukan, tetap saja kondisi jalan masih seperti itu,”ungkapnya. Dia berharap, para pengendara yang melintas dari Madina meningkatkan kewaspadaannya. Pasalnya,kondisi geografis di Madina sangat berbahaya, ditambah kondisi jalan yang sudahrusak.“ Saya berharappemerintah pusat segera memperbaiki jalan itu karena jalan tersebut merupakan lintas untuk menuju daerah lain,”tegasnya.

Terpisah, anggota DPRD Madina Arsidin Batubara juga mengakui parahnya kerusakan jalan tersebut. Ini yang menyebabkan banyaknya kasus kecelakaan karena pemerintah belum memperbaikinya ditambah minimnya fasilitas seperti pembatas jalan dan rambu lalu lintas.

Dia mendesak pemerintah daerah maupun pusat segera memperbaikinya. Jika tidak, dia khawatir kecelakaan yang menimbulkan korban jiwa akan kembali terjadi.“Memang ajal itu berasal dari Tuhan, tapi harus ada usaha yang maksimal dari pemerintah,”ungkap politikus Partai Golkar ini. ? zia ul haq nasution   (hariansindo)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*