Monitor Eskavator Digondol Maling – Pemkab Paluta Rugi Puluhan Juta Rupiah

Monitor alat berat eskavator milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas Utara (Paluta), yang diparkir di halaman kantor Dinas Pendapatan, Pengelolaan Keuangan dan Asset Daerah (PPKAD), Jalan Lintas Gunung Tua-Padangsidimpuan (Psp), Kelurahan Pasar Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak, digondol maling. Akibatnya, Pemkab Paluta mengalami kerugian puluhan juta rupiah.

Informasi yang dihimpun METRO dari lokasi kejadian menyebutkan, aksi pencurian pertama kali diketahui oleh salah seorang pegawai operator eskavator yang ditugaskan Dinas Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Paluta, untuk memanaskan mesin, Senin (17/1) pagi.

“Ketika hendak memanaskan mesin eskavator, saya sudah curiga. Sebab, ada yang aneh di sekitar pintu eskavator tersebut. Namun, setelah didekati dan membuka pintu, monitor sudah raib,” kata operator PU yang enggan namanya dikorankan.

Pantuan METRO, Senin (17/1) siang, sekira pukul 12.30 Wib, beberapa petugas dan tim indentifikasi Polsek Padang Bolak melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) di sekitar eskavator.

Proses olah TKP yang digelar di halaman Parkir PPKAD menyita perhatian PNS yang bertugas di PPKAD dan para pengendara yang melintas di Jalan Lintas Gunung Tua-Padangsidimpuan, Tobat Indah, Gunung Tua, Kecamatan Padang Bolak.

Setelah tim identifikasi Polsek Padang Bolak selesai menggelar olah TKP, selanjutnya di sekitar eskavator dipasang police line atau garis polisi.

Kapolsek Padang Bolak, AKP JW Sijabat, melalui Kanit Reskrim Polsek Padang Bolak, Ipda Dodi Pratama, membenarkan adanya pencurian tersebut. “Saat ini kita masih melakukan penyelidikan di sejumlah tempat di sekitar lokasi. Ditaksir barang yang digasak maling tersebut mencapai puluhan juta rupiah,” ucap kanit.

Baca Juga :  Pemerintah Daerah di Tapanuli bagian selatan Kurang Optimalkan Peran Praktisi Hukum

Sementara itu, Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Pertambangan Energi Paluta, Drs Amas Muda Hasibuan, yang dihubungi METRO melalui telepon selulernya, juga membenarkan bahwa monitor alat berat eskavator milik pemkab yang diparkir di halaman kantor Dinas PPKAD Paluta hilang. (thg) (metroisiantar.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*