Mourinho: Cacilah Aku Barcelonitas!

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho, menyatakan tidak merasa tertekan sediki pun saat memimpin timnya bertandang ke Barcelona dalam duel “El Clasico”, Senin (23/11/2010). Cacian atau teror suporter Barcelona justru akan membuat dirinya semakin berkembang.

Mourinho kemungkinan besar akan menerima cacian dan teror dari pendukung Barcelona pada pertandingan nanti. Itu karena Mourinho pernah mengabadi di Camp Nou sebagai penerjemah pelatih Bobby Robson dan asisten pelatih Louis van Gaal.

Apalagi, pendukung Barca atau Barcelonistas, belum bisa melupakan kekesalan saat tim kebanggannya disingkirkan Inter Milan di semifinal Liga Champions musim lalu.  Mourinho saat itu berhasil menekuk Barca 3-1 di San Siro pada leg pertama. Kemudian di leg kedua, Barca dibuat frustasi sehingga hanya mampu menang 1-0 lewat gol yang diciptakan Gerrad Pique.

Begitu pertandingan di Camp Nou usai, Mourinho langsung lari ke lapangan dan meluapkan kegembiraan secara berlebihan. Itu yang dinilai suporter Barcelona sebagai hinaan.

Terkait tekanan yang akan didapatkan pada pertandingan nanti, Mourinho mengaku tidak khawatir sedikit pun. “Saya selalu berkembang dalam tekanan. Saya akan menerimannya. Jadi, buat apa saya mengurusi hal itu?” tegas Mourinho.

Mourinho sendiri sudah mengantongi taktik untuk “membunuh” Barca. “Saya tahu cara bermain melawan Barcelona. Jika memaksakan gaya permainan Anda sendiri kepada mereka, itu akan membuat mereka sulit. Artinya, bisa setengah pertandingan dimenangkan,” tukas pelatih asal Portugal itu.

Baca Juga :  McLaren Pelihara Rivalitas Hamilton & Button

“Jika ingin bermain seperti yang mereka lakukan, Anda akan kalah. Sebab, secara individu dan kolektif, mereka yang terbaik. Anda tidak bisa membiarkan mereka menekan Anda. Anda harus memiliki dua atau tiga tahap di lini pertahanan seraya memeragakan bola-bola panjang untuk mengejutkan mereka,” bebernya. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*