Muara Pungkut Terima 11 Unit Sarana Air Bersih

Air+Bersih Muara Pungkut Terima 11 Unit Sarana Air Bersih Setelah sekian lama berjuang mendapatkan pembangunan sarana air bersih, akhirnya warga Desa Muara Pungkut, Kecamatan Kotanopan, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), mendapatkan 11 unit sarana air bersih yang dibangun Pemkab Madina.

“Saluran air bersih yang dibangun sejak beberapa bulan lalu itu, telah beroperasi sejak 2 pekan terakhir,” kata Kepala Desa (Kades) Muara Pungkut, Tagor Lubis, didampingi Sekdes, Arif Budiman Lubis, serta sejumlah warga, kepada METRO, Minggu (24/10).

Pihaknya mengaku bersyukur dengan bantuan Pemkab Madina berupa pembangunan sarana air bersih di desa mereka. Apalagi sarana air bersih ini sudah lama dinantikan masyarakat. Sebab, selama ini warga harus rela bergantian dan antre di beberapa unit sumur yang dimiliki sebagian warga.

“Kami seluruh masyarakat sangat berterima kasih kepada Pemkab Madina melalui Dinas Cipta Karya atas dibangunnya sarana air bersih sesuai dengan harapan masyarakat selama ini. Dan kami sebagai warga akan turut membantu pemerintah untuk terus memeliharanya,” sebut kades dan sejumlah warga.

Sekdes menambahkan, awalnya bangunan sarana air bersih yang dibangun ke desa mereka hanya 9 unit. Namun, dengan jumlah masyarakat lebih dari 800-an jiwa, kades bersama aparat desa mengajukan permohonan kembali dan ditambahi 2 unit menjadi 11 unit. Dan sumber airnya berasal dari gunung yang dekat dengan desa yang berjarak sekira 1 kilometer..

Dijelaskan mereka, sejak dibangunnya sarana air bersih di desa tersebut kebutuhan masyarakat akan air terpenuhi, terutama bagi ibu rumah tangga dan anak sekolah. Sebab, selama ini sebagian besar warga mengambil air di sungai dan sumur, sementara untuk mandi dan mengambil wudu harus ke sungai yang berjarak lebih dari 300 meter dari desa. “Atas nama masyarakat kami berterima kasih atas bantuan ini,” pungkas Kades.

Baca Juga :  Pascapenangkapan Ketua DPC Demokrat, Polisi Tangkap Pasutri

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*