Mudik, Waspadai Jalur Parsariran Aek Latong dan Aek Sijorni

Seorang petugas memantau arus lalu lintas di depan Pos Pam Ops Ketupat 2014 di daerah Pijorkoling, Senin (21/7). (Oryza Pasaribu/Metro Tabagsel
n)

Polres Tapanuli Selatan (Tapsel) siaga pengamanan Opreasi Ketupat 2014 di wilayah hukumnya yang juga meliputi Kabupaten Padang Lawas (Palas) dan Padang Lawas Utara (Paluta). Operasi Ketupat direncanakan berlangsung selama 16 hari; sejak 22 Juli hingga 6 Agustus.

Hal ini ditegaskan Kapolres Tapsel AKBP Abdul Rizal A Engahu didampingi Kabag Ops Kompol M Simanjuntak dan Kasat Lantas AKP Abdi Abdullah, usai gelar pasukan Operasi Toba Ketupat 2014 di halaman Mapolres Tapsel, Senin (21/7). “Secara penuh kita sudah siap dalam pengamanan Operasi Ketupat di wilayah hukum Polres Tapsel yang membawahi Tapsel, Palas dan Paluta,” tegasnya.

Ia menambahkan, pihaknya telah menyiagakan pos PAM di titik yang merupakan daerah padat dan rawan kecelakaan lalu lintas, yakni di Parsariran Batang Toru, Aek Latong Sipirok, Aek Sijorni Sayur Matinggi.

“Kita sudah data beberapa titik penyebab kemacetan, seperti jembatan rusak, tempat rekreasi, hiburan rakyat, pasar tumpah, bencana banjir atau longsor dan sebagainya. Keseluruhan sudah kita siapkan pos-pos pengamanan,“ ungkapnya.

Pada kesempatan itu, Kapolres juga mengimbau, terutama kepada pengendara untuk mematuhi tata tertib lalu lintas. Dalam perjalanan, para pengendara disarankan agar mempersiapkan diri dengan surat-surat kendaraan. Jangan kebut-kebutan. Manfaatkan pos PAM yang ada untuk beristirahat.

Baca Juga :  Bendera Ultimatum Pemerintah Untuk Usir Agincourt Dari Tambang Martabe

Pada upacara gelara pasukan tersebut, ratusan personil Polres Tapsel dari berbagai Sat fungsi ditambah personil dari TNI, Brimob dan Pemkab Tapsel telah disiapkan untuk mengamankan pelaksanaan Idul Fitri. Kesiapan PAM tersebut ditandai dengan pemasangan pita operasi oleh Kapolres Tapsel kepada masing-masing perwakilan dari Polri, Brimob, TNI, Dishub dan Satpol PP.

Kapolres Tapsel AKBP Abdul Rizal A Engahu, yang membacakan amanat Kapolri Jenderal Pol Sutarman mengatakan, konsep pengamanan lebaran tahun 2014 adalah mengutamakan keterpaduan antara instansi terkait, mengutamakan tindakan pencegahan daripada penegakan hukum serta sebagai operasi pelayanan atau kemanusiaan.

Karenanya, kepada seluruh personil PAM ditekankan agar menyiapkan mental, fisik serta kedisiplinan dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat demi terwujudnya keamanan, ketertiban dan kelancaran kegiatan. (ran)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*