Narkoba Marak di Madina

Wakil Kepala Resor Kepolisian (Wakapolres) Madina, Kompol Hariyatmoko, mengemukakan, belakangan ini peredaran narkoba di Madina mulai mengkhawatirkan, begitu juga  kecelakaan lalu lintas perlu diwaspadai dengan menaati peraturan yang ada.Hal itu dikatakannya, tadi malam.

Dikatakan, Kotanopan dan Tambangan termasuk daerah rawan peredaran narkoba di Madina. Untuk itu, kepada semua santri di minta menjauhi dan sama sekali tidak terlibat dalam bentuk apapun yang  namanya narkoba. Sebab, bahayanya bisa merusak kesehatan dan masa depan.

“Jadi kalau ada yang mengetahui sedang terjadi transaksi atau memakai narkoba silakan laporkan ke polisi terdekat”, katanya. Selaku penegak hukum, tegasnya, kami siap terjun kapanpun waktunya. Ini semua dilakukan untuk memberantas peredaran narkoba di Madina. Bantuan semua pihak sangat di harapkan untuk memberantas barang haram ini. Sebab, kalau pihak kepolisian saja yang melakukan, niscaya sangat sulit untuk mewujudkan Madina bersih dari Narkoba.

Kemudian, lanjutnya, salah satu bentuk perbuatan yang mengarah kepada narkoba adalah merokok. Untuk itu, kepada semua santri di harapkan jangan dulu mengonsumai rokok, apalagi santri masih tahap proses belajar di bangku sekolah.

Wakapolres juga mengimbau kepada semua santri serta elemen masyarakat untuk mematuhi peraturan berlalulintas. Sebab, angka kematian terbesar di Indonesia bukanlah karena bencana alam, tapi karena korban kecelakaan yang rata-rata tidak mematuhi peraturan lalu lintas.

Baca Juga :  Kamis, Disnaker Gelar Sosialisasi Jamsostek Di 12 Pesantren Psp

Misalnya, tidak pakai helm, menerobos lampu merah dan mengemudi ugala-ugalan.

“Patuhi segala peraturan berlalu lintas, sebab belakangan ini banyak pelajar mengendarai sepeda motor secara ugal-ugalan dan tidak pakai helm. Hal ini dimaksudkan untuk keselamatan bersama, sebab kalau terjadi kecelakaan bukan saja merugikan si pengendara tapi juga orang lain,” katanya.

Selain itu, lanjut Wakapolres, pihaknya juga punya program bentuk kerja sama dengan para pelajar dan semua lapisan masyarakat Madina, yaitu slogan Polres Madina Berkawan.

Nantinya, kata dia,  kita akan mengundang perwakilan para pelajar ke Polres untuk mengetahui lebih dekat apa yang sedang dilakukan polisi  dalam memberantas berbagai kejahatan.

Program ini  maksudnya untuk menjalin kerja sama yang baik dengan segenap unsur masyarakat  sebagai bentuk antisipasi serta memberantas berbagai pelanggaran yang meresahkan masyarakat. Polisi sebagai pengayom dan pelindung masyarakat akan terwujud dengan sendiri apabila ada kerja sama yang baik dari berbagai pihak, termasuk salah satunya memberantas narkoba dan judi togel, katanya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*