Narkoba Musuh Rakyat Indonesia

pospera Narkoba Musuh Rakyat Indonesia
Sabar m.Sitompul

POSPERA TAPANULI SELATAN  menyambut positif dan siap mendukung secara penuh langkah tegas Presiden Jokowi yang memberi sanksi berat dan tidak akan memberikan ampunan atau grasi kepada terpidana narkoba dan pelaku kejahatan berat lainnya.

“Tidak adanya ampunan atau grasi, dan harus menghukum seberat beratnya kepada terpidana narkoba adalah langkah yang sangat positif dan tepat sekali, sehingga kita semua harus mendukung penuh kebijakan pak Presiden RI dalam memerangi bahaya peredaran narkoba,” kata ketua umum pospera tapsel, Sabar m.Sitompul  diacara sosialisasi narkoba disalah satu sekolah Dasar di kota padangsidimpuan

Kenapa hukuman seberat-beratnya kepada terpidana narkoba itu harus kita dukung secara penuh, dikarenakan kita semua tau kalau dewasa ini peredaran narkoba sudah sangat mengkhawatirkan sekali.

Sebab peredaran narkoba itu akhir-akhir ini bukan saja hanya beredar dilingkungan perkotaan saja.Namun sebagaimana informasi yang kita peroleh dan kita saksikan di berbagai pemberitaan media massa, narkoba sudah memasuki sendi-sendi kehidupan masyarakat yang tinggal di berbagai penjuru pelosok desa, papar  Sabar yang akhir-akhir ini ,tetap setia memantau peredaran narkoba di kota padangsidimpuan dan tapsel

Tambah Sabar lagi, dan kita semua tau akibat penyalah gunaan narkotika secara umum.Tiap detik di negara kita ini, 40 sampai 50 nyawa melayang sia-sia akibat penyalahgunaan narkotika. Dan korban jiwa itu sendiri ternyata berasal dari berbagai tingkatan usia meskipun mayoritas korbannya adalah generasi muda penerus bangsa.

Baca Juga :  BOS Diduga Jadi Mata Pencaharian

Ujarnya lagi, dampak jangka panjang atas penyalahgunaan narkotika itu sendiri akan merusak mental generasi muda bangsa ini. Kalau generasi mudah kita terkontaminasi atas penyalahgunaan narkotika sudah pasti SDM-nya akan sulit untuk diandalkan guna mampu membangun bangsa ini. Dan pengaruh narkotika ini bukan saja menyebabkan kerugian kepada harta benda tapi nyama pun jadi taruhannya.

“Dan selalu saya tegaskan di setiap kesempatan, kepada rekan rekan ,upaya pencegahan dini terhadap penyalahgunaan narkotika.Salah satunya dengan mengamalkan ajaran agama  Dan momen seperti meningkatkan kegiatan kegiatan keagamaan seperti MTQ,dan agama yg lainnya, adalah salah satu cara tepat dan mudah untuk mengantisipasi atau menjaga diri kita dan keluarga kita maupun lingkungan sekitar dari pengaruh penyalahgunaan narkotika,” tuturnya.(sms-06)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*