Narkoba Sudah Membahayakan Dikalangan Remaja

Aktivis Pena 98 Kota Padangsidimpuan: Sabar M Sitompul

PADANGSIDIMPUAN, Narkoba dikalangan remaja dan pelajar dikota padangsidimpuan sudah sangat membahayakan, dari penggunaan atau konsumsi narkoba sangatlah besar. Satu generasi sebuah daerah bisa musnah karenanya. Sementara zat terlarang ini memang mengincar generasi muda terutama kaum remaja, mereka yang berada dalam rentang usia yang masih labil dan mudah untuk dipengaruhi.

Para orang tua sebaiknya memahami betul hal ini. Pada umumnya, belajar dari kasus-kasus yang sudah terjadi di kota padangsidimpuan sebagian besar pelakunya adalah pelajar yang terlibat narkotika adalah remaja-remaja yang bebas atau tidak terlalu diawasi oleh para orang tua. Atau remaja-remaja korban broken home yang jauh dari kasih sayang orang tua.

Menanggapi maraknya peredaran narkoba di kota padangsidimpuan aktivis pena 98″, SABAR. M. SITOMPUL akhirnya angkat bicara Penyebab yang lebih spesifik adalah remaja-remaja yang tidak bisa berkomunikasi dengan baik di dalam keluarga terutama dengan ayah dan bunda. Remaja yang memiliki karakter tertutup atau introvert, atau yang memiliki karakter tidak mau diatur-atur, memiliki teman yang salah misalnya temannya ternyata seorang junkies atau pecandu narkoba, remaja yang senang sensasi sehingga dia berusaha menarik perhatian orang dengan cara menjadi pecandu

Sabar menilai Zat yang terkandung di dalam narkoba memang mampu membuat seseorang terbuai dan merasa jauh dari masalah. Namun efek ini hanya sementara dan lebih banyak mudharatnya daripada manfaatnya.

Mungkin pada saat pertama mencoba mengosumsinya, narkoba akan membuat orang merasa kuat, senang, damai, nyaman. Inilah yang membuat si pengguna kembali mencari zat terlarang ini lagi dan lagi. Namun pada hakikatnya, penelitian dan fakta di lapangan membuktikan bahwa narkotika dan zat terlarang adalah benda yang membahayakan. Membahayakan bagi diri sendiri ataupun bagi orang lain.

Iklan Layanan Masyarakat Untuk Bahaya Narkoba

Bahaya-bahaya tersebut antara lain :
Bahaya untuk si pelaku berupa,

  • Menimbulkan efek mencandu sehingga terjadi adiksi atau ketagihan
  • Menyebabkan rusaknya sel-sel saraf
  • Melakukan segala cara untuk mengatasi efek kecanduannya bahkan melakukan perbuatan kriminal seperti mencuri hingga membunuh
  • Gejala putus obat yang dialami oleh pecandu narkoba juga berimbas pada penderitaan sangat hebat yang dirasakannya

Narkoba juga bisa menyebabkan si pecandu mengalami penyakit jantung, liver, ginjal serta menimbulkan resiko cacat terhadap janin yang sedang dikandung oleh ibu pecandu narkoba, merusak pankreas, menyebabkan kelainan sex, serta gangguan metabolisme pemicu kanker hingga menyebabkan kematian.

Baca Juga :  Kwarcab Palas Raih Rekor MURI Sholat Dhuha Jamaah Terbanyak

Bahaya bagi keluarga berupa,

  • Keharmonisan keluarga jadi terganggu karena adanya pecandu narkoba di antara mereka
  • Pencurian atau tindak kriminal lain yang dilakukan oleh si pecandu juga bisa menimbulkan masalah baru bagi pihak keluarganya

Bahaya lain yang tak kalah menakutkan adalah ancaman virus HIV penyebab AIDS yang serta penularannya kepada anggota keluarga lain ataupun teman-teman dekatnya. Sebab meskipun penyakit ini hanya bisa tertular melalui sejumlah sebab, tetapi hingga saat ini obat untuk penyakit HIV Aids belum ditemukan

Untuk lebih detilnya, Anda bisa mengenali apakah seorang remaja merupakan pengguna narkotika jika dilihat pada perubahan fisiknya imbuh aktivis yg berlesung pipi ini.

Biasanya berat tubuh seorang pecandu narkoba akan terus menyusut bahkan bentuk fisiknya pun menjadi berubah. Hal ini disebabkan si pecandu mengalami masalah karena kehilangan nafsu makan akibat mengosumsi narkoba dan mengalami masa putus. Sehingga berat badan mereka biasanya akan semakin menurun tanpa diketahui dengan jelas apa pemicunya.

Jalannya juga menjadi lebih lambat atau bahkan terhuyung-huyung hingga seringkali menabrak sesuatu. Dikarenakan koordinasi gerakan tubuhnya juga sudah tidak terkontrol lagi maka dia akan sering terlihat menjatuhkan benda yang sedang dipegangnya. sementara tangannya gemetar dan selalu basah berkeringat. Tubuh dan kepala juga akan terlihat bergerak secara berlebih-lebihan sehingga terlihat janggal.

Di malam hari biasanya dia akan mengalami kesulitan untuk tidur dan perubahan pola tidur juga terjadi dimana tidur akan menjadi lebih panjang sehingga bagunnya sering ketika sudah siang hari. Terlihat gelisah dan juga berubah jadi pemalas, baik malas mandi atau malas dalam melakukan hal lainnya.

Mata para remaja pecandu narkoba sering mengalami perubahan dimana matanya terlihat merah dengan pandangan mata yang kosong. Wajahnya sering terlihat bengong, kuyu, sembab dan pucat serta nafasnya tercium berbau aneh termasuk juga badan serta pakaiannya. Orangnya juga terlihat aneh karena banyak bicara serta sering tertawa secara berlebihan.
Jika diperhatikan atau diamati dengan seksama, Anda bisa menemukan bintik merah pada lengan atau kaki pada pengguna narkotika suntik. Karena mereka akan menyuntikan narkotika melalui aliran pembuluh darah mereka. Para pecandu juga akan terlihat sering mual atau muntah serta mengeluarkan keringat berlebihan.

Baca Juga :  Bupati Ditahan, Pejabat Mandailing Natal Ramai-ramai ke Jakarta

Kepribadian remaja pengguna narkoba juga akan terlihat berbeda dari biasanya. Mereka sering terlibat dengan orang-orang baru yang berbeda-beda dan sering tak pulang ke rumah dengan alasan nginap di rumah teman. Tapi bukan di rumah teman-teman lama yang sudah dikenal oleh keluarga sebelumnya karena remaja pengguna narkoba pada umumnya akan menjauhi teman-teman lama mereka. Bahkan mereka juga mulai menjauhkan diri dari aktivitas bersama keluarga yang biasanya menjadi hal rutin dilakukannya.

Kegiatan belajar di sekolah juga akan terkena imbasnya karena prestasinya di sekolah dipastikan akan terus merosot karena remaja pengguna narkoba berubah menjadi pemalas sehingga bahkan dia akan sering sekali bolos dari sekolah. Bila Anda berusaha menasehatinya , maka mereka akan terlihat seperti orang yang kehilangan semangat, mudah putus asa, dan gelisah serta memperlihatkan reaksi seperti ketakutan berlebihan. Sikapnya juga terlihat seperti menyembunyikan sesuatu dan sering berbohong. Remaja yang sudah terkena pengaruh narkotika sebaiknya jangan dibiarkan mengendarai kendaraan sendiri karena akan sering berakibat kecelakaan yang bisa membahayakan diri sendiri dan orang lain. Mereka juga akan sering meminta uang dan selalu mengaku kehabisan uang.

Demikianlah sejumlah dampak yang ditimbulkan ketika remaja kita terkena jerat narkoba. Oleh sebab itu para orangtua diharapkan untuk waspada dan dan selalu mengawasi perkembangan putra putri mereka imbuh sabar.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 4 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*