Nasib Honorer K2 Madina Belum Jelas

JAKARTA – Hingga kemarin, nasib 353 honorer kategori dua (K2) Mandailing Natal (Madina) Sumut, belum jelas. Pasalnya, honorer K2 Madina itu hingga kemarin belum juga diumumkan kelulusannya. Ini merupakan satu-satunya di wilayah Sumut yang belum diumumkan.

Sekjen Forum Honorer Indonesia (FHI) Eko Imam Suryanto mengaku sudah banyak menerima keluhan dari rekan-rekannya di Madina. “Honorer K2 Mandailing Natal resah,” ujar Eko kepada JPNN kemarin.

Dijelaskan, jumlah honorer K2 Madina sebanyak 353 orang. Dari jumlah itu, sekitar 90 persen guru honorer.

“Kawan-kawan mengeluh, hampir setiap jam mereka membuka situs yang mengumumkan kelulusan, dari tanggal 15 Januari 2014 sampai sekarang belum tahu  kapan K2 Madina diumumkan,” beber Eko.

Mereka resah, lanjutnya, karena Madina satu-satunya kabupaten/kota di Sumut yang belum diumumkan. Terlebih, muncul isu bahwa semua honorer K2 tidak lulus sehingga tidak ditampilkan di pengumuman.

“Info-info miring banyak beredar salah satu contoh, semua K2 Mandailing Natal tidak lulus, tidak dapat dukungan dari pemda, pengumuman dirahasiakan dan lain-lain. Ini membuat panik honorer K2 Madina.  Saya takut nanti kemarahan mereka tidak bisa dibendung,” ujar  Eko.

Yang bikin tambah kesal mereka, masih kata Eko, pihak Kemenpan-RB hanya memberikan alasan penundaan pengumuman untuk wilayah Papua, Papua Barat, dan Maluku, dengan alasan masih dikoordinasikan dengan kepala daerah masing-masing. Tapi, kasus Madina tidak pernah dijelaskan.

Baca Juga :  Selama Operasi Ketupat Toba 2014 - Polres Tapsel Tangani Delapan Kasus Laka Lantas

“Mandailing Natal sekalipun tidak pernah digubris, seolah-olah Mandailing Natal bukan wilayah NKRI. Ini lah yang dirasakan saudara-saudara saya honorer K2 Mandailing Natal. Miris hati saya sebagai pengurus yang telah mereka pilih, tidak bisa berbuat apa-apa. Saya sendiri sudah mulai benci melihat pemerintah. Mudah-mudahan pemerintah cepat menanggapi keluhan K2 Madina sebelum terjadi yang tidak diinginkan,” pungkas Eko, honorer K2 guru di Medan yang lulus CPNS itu. (sam/jpnn)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*