Negara Sudah Milik Pecundang – Walikota Sudah Berstatus Tersangka, Eh.. Ikut Pemilihan Ketua Demokrat

Wali Kota Medan Rahudman Harahap dipastikan maju dalam bursa pemilihan Ketua Demokrat Sumatra Utara (Sumut) periode 2010-2015.

Mantan Sekretaris Daerah (Sekda) Tapanuli Selatan yang baru ditetapkan sebagai tersangka kasus dugaaan korupsi tersebut akan bersaing dengan sejumlah kepala daerah serta mantan bupati dan wali kota dalam Musyawarah Daerah (Musda) II Partai Demokrat Sumatra Utara (Sumut) yang dijadwalkan 3-5 November 2010 di kota Medan.

Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sumut pekan lalu menetapkan Rahudman sebagai tersangka kasus penyelewengan Tunjangan Penyaluran Penghasilan Aparat Pemerintahan Desa (TPAPD) Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) Tahun Anggaran (TA) 2005 senilai Rp5,9 miliar.

“Ini tentu ironis. Di satu sisi, Partai Demokrat justru dijadikan payung bagi kepala-kepala daerah yang bermasalah atau terlibat kasus dugaan korupsi,” kata Direktur Eksekutif Lembaga Studi dan Advokasi (Elsaka) Effendi Panjaitan SE kepada Media Indonesia, Senin (1/11).

Menurutnya, saat ini setiap kepala daerah berharap dengan bisa masuk memimpin di Partai Demokrat. Setidaknya,mereka bisa aman dari kasus yang ditangani oleh kepolisian atau kejaksaan, kecuali Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Padahal belum tentu kepala daerah tersebut mendukung program ataupun merupakan Demokrat.

Ketua Steering Committee (SC) Musda II Partai Demokrat Sumut Mutawalli Ginting menyatakan pihak panitia telah mengkonfirmasi tujuh kandidat dan sudah menyatakan kesiapannya. Ketujuh kandidat yang menyatakan kesiapannya yakni Wali Kota Medan Rahudman Harahap, Bupati Deli Serdang Amri Tambunan, Sekretaris DPD Demokrat Sumut Rahmad P Hasibuan, Ketua DPRD Sumut Saleh Bangun, mantan Bupati Simalungun Zulkarnain Damanik, serta Arifin Nainggolan dan Mustofawiyah Sitompul, keduanya anggota DPRD Sumut.

Baca Juga :  KPK harus usut tuntas kasus BDB Sumut

Selain itu, ada pula nama-nama lain yang mencuat masuk bursa seperti Bupati Tapanuli Tengah Tuani Lumban Tobing serta mantan Wali Kota Siantar RE Siahaan. “Tapi masih tujuh nama yang memastikan dikonfirmasi. Jumlah ini bisa berkembang terus,” kata Ginting.

SUmber: http://www.mediaindonesia.com/read/2010/11/01/179029/126/101/Wali-Kota-Medan-Berstatus-Tersangka-Ikut-Pemilihan-Ketua-Demokrat

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

2 Komentar

  1. sudah menyandang status tersangka kalau tetap masih dipilih sebagai ketua Partai Demokrat, tinggal rakyat menilai partainya pada 2014 yang akan datang

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*