Nelayan Sibolga Temukan Tiga Warga Somalia

Sibolga, Nelayan Sibolga menemukan tiga warga negara asing (WNA) asal Negara Somalia (Benua Afrika) terdampar diperairan Indonesia tepatnya diperairan Sabang, Aceh, Rabu pekan lalu.

Ketiga warga negara asing tersebut masing–masing Tahlil Shedoo, Hasan, dan Gred ditemukan dalam kondisi kelelahan dengan posisi di atas keramba ikan. Ketiga warga Somalia itu saat ini sedang menjalani pemeriksaan di Kantor Imigrasi Sibolga.

Kepala Kantor Imigrasi Sibolga T Rumapea, saat dikonfirmasi sejumlah wartawan kemarin membenarkan adanya tiga warga negara asing ditemukan nelayan Sibolga di perairan Aceh.

“Kita masih membuat Berita Acara Pemerikasaan (BAP) ketiga warga asing itu, untuk memastikan di mana posisi mereka ditemukan dan apa tujuan mereka datang ke Indonesia. Setelah itu, kita akan berkoordinasi dengan pihak terkait tentang keberadaan ketiga warga asing ini,”tuturnya.

Tarmizi, salah seorang Anak Buah Kapal (ABK) Kapal Motor Daun Hijau yang turut menemukan ketiga warga Somalia tersebut mengatakan, saat itu kapal mereka dalam perjalanan pulang menuju Kota Sibolga. Setelah sekian hari bekerja melaut mencari ikan. Saat melintasi perairan Sabang, mereka melihat ketiga warga asing itu terapung–apung di atas laut.

Pada awalnya tutur Tarmizi yang fasih berbahasa Inggris ini, mereka mengira ketiga warga Somalia itu hanya tumpukan sampah. Namun, setelah mereka perhatikan dengan seksama, ternyata tiga warga asing terdampar di perairan Sabang, Aceh.

Baca Juga :  Rusuh Pilkada Sibolga, 10 Ditahan - Hitung Suara Terpaksa di Mapolres

Ketika berada di atas kapal, ujar Tarmizi, mereka kesulitan berkomunikasi dengan ketiga warga asing itu. Pasalnya, ketiganya (warga asing) tidak begitu fasih berbahasa Inggris. Namun,  dari hasil pembicaraan, ketiganya mengaku berasal dari Somalia dan sudah sekitar enam bulan terapung di Samudera Hindia. jas

Sumber: http://batakpos-online.com/content/view/14380/42/

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*