Nilai Tender Lencana Pin DPRD Sumut Tertinggi di Indonesia

JAKARTA | Wakil Ketua DPRD Sumut dari Fraksi Partai Golkar Chaidir Ritonga mengatakan, akan segera meminta klarifikasi dari Sekretaris DPRD Sumut tentang nilai proyek pengadaan lencana emas anggota DPRD Sumut 2014-2019 yang dinilai tertinggi di antara DPRD Provinsi lainnya di Indonesia.

“Saya berterimakasih atas informasi ini. Nanti akan saya tanyakan ke Sekwan. Mungkin sewaktu penganggarannya, harga emas sedang tinggi. Kalau sekarang harganya sudah turun, seharusnya tender bisa menyesuaikan,” kata Chaidir di Gedung DPRD Sumut, Rabu (28/8/2014).

Pengamat anggaran publik Uchok Sky Khadafi saat dihubungi wartawan, kemarin mengatakan, jika dilihat dari jumlah pagunya, lencana emas atau pin untuk DPRD Sumut periode 2014-2015 adalah yang termahal di Indonesia.

Menurutnya, nilai lencana untuk anggota dewan di Sumut berada pada ranking satu diantara 18 DPRD Provinsi yang data belanjanya ia soroti. Sumut diikuti Maluku Utara (Rp 11,5 juta), Kaltim (Rp 10,3 juta), DKI Jakarta (Rp 9,9 juta), dan Sulawesi Utara (Rp 9 juta).

Menurut Uchok, belanja untuk PSL dan lencana seperti di atas terlalu mahal, dan di luar akal sehat orang waras.

Belanja seperti ini, katanya, hanya pemborosan anggaran yang tidak bisa dimaafkan karena hanya menghambur-hambur uang pajak rakyat tanpa ada imbal balik buat pembayar pajak.

“Dan yang lebih menyakitkan buat rakyat adalah DPRD belum bekerja atau belum kelihatan kinerjanya di depan publik, tetapi sudah menikmati fasilitas yang mahal, mewah, dan fantasis sekali,” pungkasnya. (msc)

Baca Juga :  Gugatan Sengketa Pemilukada Kota Siantar Ditolak - MK Kukuhkan Hulman-Koni

/karyanews.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*