Nurdin Tidak Benci LPI, tetapi Prihatin

Ketua Umum PSSI Nurdin Halid mengawali pidato pembukaan Kongres PSSI II di Tabanan, Bali, Jumat (21/1/2011), dengan menyinggung liga tandingan PSSI, yakni Liga Primer Indonesia. Nurdin mengaku pelarangan kompetisi yang digelar LPI bukan faktor suka tidak suka, melainkan lebih dikarenakan mengacu pada peraturan yang berlaku.

0936462620X310 Nurdin Tidak Benci LPI, tetapi Prihatin
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menerima ciuman tangan dari Ketua PSSI Nurdin Halid usai kemenangan tim nasional Indonesia atas Filipina di Stadion Gelora Bung Karno, senayan Jakarta. Minggu malam (19/12/2010).

“PSSI tidak memberi izin LPI bukan karena faktor suka tidak suka, benci atau ada dusta di antara kita, melainkan karena tidak sesuai dengan visi dan misi FIFA. FIFA adalah roh sepak bola dunia dan demi integritas dunia, kita warga sepak bola dunia harus tunduk pada statuta,” kata Nurdin dalam pidatonya.

Namun, Nurdin juga mengaku prihatin dengan kehadiran LPI di saat PSSI sedang aktif untuk meningkatkan kinerjanya. “Sungguh sangat memprihatinkan di saat kami tengah giat-giatnya membangun sepak bola, muncul kegiatan sepak bola yang tidak sesuai dengan statuta FIFA dan PSSI,” ucap Nurdin.

“Kegiatan tersebut juga tidak sesuai dengan UU No 3/2005 tentang sistem keolahragaan nasional,” katanya.

Di tengah euforia LPI, Nurdin merasa terharu dengan seluruh pengurus PSSI yang tetap kokoh menjaga komitmen dan keteguhan untuk tetap bekerja membangun PSSI dan persepakbolaan nasional. (kompas.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  700-an Petani di Saba Bolak Tanam Padi Setahun Sekali

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*