Oknum Polsek Siabu ‘mainkan’ hukum

PANYABUNGAN – Seorang anggota polisi berinisial IH yang bertugas di Polsek Kecamatan Siabu, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), diduga mempermainkan hukum pidana yang sudah terdaftar dalam surat tuntutan Kejari Panyabungan Nomor Regitrasi Perkara: PDM-38/RP-9/N.2.28.3/E.1/01/2011.

Akibatnya Rosinah Lubis, warga Desa Sihepeng, Kecamatan Siabu merasa kecewa terhadap perilaku oknum polisi IH, sehingga anaknya Suban Sururi alias Adek, sempat masuk penjara dengan tuduhan melakukan penganiayaan terhadap Lamsina Siregar, warga Desa Sihepeng, pada Mei 2010.

Hal itu dijelaskan Rosinah Lubis, pagi ini, didampingi suaminya Muhammad Sukri Hasibuan. Katanya, anaknya dituduh menganiaya La saat terjadi keributan. Padahal anaknya hanya mencoba menangkis dan kemudian merampas kayu yang digunakan Lamsinar untuk memukul anaknya.

Namun anehnya, ujar Rosinah, saat diperiksa polisi IH selaku juper, dalam BAP dikatakan korban La membenarkan bibir atas bagian dalam mengalami luka robek. Dan membenarkan terdakwa memukul mulut saksi dengan tangan kanan.

Anehnya lagi, La juga mengakui ia hanya disuruh juper (juru periksa) menandatangani BAP. Kemudian ia juga mengakui barang bukti kayu dan batu yang dibawa ke persidangan telah diganti (bukan seperti aslinya yang dibawa saksi).

Hal tersebut membuat Rosinah dan keluarga merasa dipermainkan, sehingga mereka mengadu ke Polsek Siabu. Namun akhirnya di mediasi Kapolsek yang baru bermarga Daulay.

Dalam mediasi itu diperoleh kesepakatan, oknum polisi IH berpangkat Brigadir disuruh membayar uang perdamaian sebesar Rp5 juta. Namun hingga waktu disepekati, IH tidak menunjukkan iktikad baiknya. Sehingga Rosinah mengadukan IH ke Propam Polres Madina. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Anggota DPRD Madina Digarap KPK

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*