Operasi Patuh Toba 2011 – Satlantas Polres Sidimpuan Tilang 92 Kendaraan

Illustrasi (google)

Hingga hari ketiga operasi patuh toba 2011 yang digelar mulai 11 Juli sampai 24 Agustus mendatang, Satlantas Polres Padangsidimpuan berhasil menilang 92 kenderaan roda dua dan empat.

Demikian Kapolres P. Sidimpuan AKBP Andi Syahriful Tauifik S. IK, M.Si melalui Kasatlantas AKP Asmara kepada Analisa diruang kerjanya Mapolres setempat, Rabu (13/7).

Dirincikan, 25 dari 92 kendaraan yang ditilang itu dijaring pada hari pertama sedangkan 67 sisanya terjaring pada hari kedua. “Dari 92 kenderaan itu, hanya 1 kendaraan roda empat, lainnya roda dua, “ujarnya.

Dijelaskan, sebagian besar kendaraan roda dua dan empat yang ditilang itu akibat tidak memiliki plat kenderaan, sisanya lupa membawa STNK,SIM dan tidak memakai helm.

“Tidak memiliki plat kendaraan merupakan kesalahan paling dominan para pengendara khususnya roda dua. Untuk satu satunya unit kenderaan roda empat yang terjaring merupakan milik Pemkab Tapsel. Ditilang akibat surat-surat kenderaan yang telah mati, “katanya.

Lebih lanjut AKP Asmara mengatakan, operasi patuh toba tahun 2011 bertujuan untuk merubah lalu lintas yang tidak baik menjadi lebih baik. “Dengan lalu lintas yang baik, tentunya akan dapat meminimalisir angka kecelakan di jalan raya, ” terangnya.

Diharapkan, masyarakat khususnya pengendara roda dua dan empat dapat lebih meningkatkan kesadaran dalam mematuhi seluruh aturan berlalu lintas karena bukan hanya menguntungkan diri sendiri namun juga keselamatan orang lain.

Baca Juga :  Pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Tapsel 12 Agustus 2010 - Beberapa Pejabat Pusat DIperkirakan Hadir

Disinggung mengenai jumlah kenderaan Kasat mengatakan, total kendaraan untuk empat daerah masing-masing Tapsel, Palas, Paluta serta P. Sidimpuan mencapai angka 70 ribu unit.

“Dari 70 unit itu, 41 ribu berseri kenderaan F yang merupakan seri Kota P. Sidimpuan, “terangnya sembari menyebut jika ketiga kabupaten lainnya juga masih mengurus surat-surat kenderaannya di P. Sidimpuan karena belum berdirinya samsat didaerah masing-masing.

Ditambahkan, untuk seri dibelakang F hingga saat ini sudah mencapai hurup H dimana untuk satu seri berjumlah 3000 unit kenderaan. “Bila dihitung dari A hingga G saja, totalnya sudah mencapai 21 ribu unit kenderaan roda dua yang telah beroperasi di Kota P. Sidimpuan, ” katanya sembari menyebut jika merujuk dari data itu, Kota P. Sidimpuan tidak termasuk daerah miskin.

Imbau

Dalam kesempatan itu AKP Asmara juga menghimbau, agar masyarakat Kota P. Sidimpuan segera melengkapi surat-surat kenderaan seperti SIM maupun STNK.

“Polres dan Samsat P. Sidimpuan akan selalu memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, maka segeralah urus SIM dan STNK anda,” imbuhnya.

Selain itu Asmara juga mengimbau, agar masyarakat dapat lebih berhati-hati berkenderaan dalam cuacanya hujan yang kerap melanda kota P. Sidimpuan belakangan ini.”Tingkatkan kewaspadaan dimasa penghujaan ini agar terhindar dari kecelakaan, “katanya. (hih)

analisadaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Penderita AIDS di Padangsidimpuan 14 Orang

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*