Organda Sosialisasikan SK Walikota Padangsidimpuan – Direksi Angkutan Umum Harus Taat Aturan

Organda bersama narasumber lain memberikan penjelasan pada saat sosialisasi SK Walikota Psp Nomor:171/KPTS/2014, Sabtu (7/6). (Budi)

SIDIMPUAN – Organisasi Gabungan Angkatan Darat (Organda) Kota Psp mengajak seluruh direksi angkutan umum yang beroperasi di Kota Psp untuk taat terhadap aturan pemko. Salah satunya SK Walikota Psp Nomor: 171/KPTS/2014 tentang izin trayek angkutan mobil penumpang umum dan penempatan loket dan pool taksi L300.

Sebab aturan yang yang telah diberikan Pemko Psp dalam memutuskan permasalahan angkutan umum yang ada di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria, bertujuan untuk menertibkan dan menata seluruh transportasi darat sehingga tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas.

“Kita harus taat terhadap seluruh aturan yang telah ditetapkan pemko untuk menertibkan angkutan umum, makanya kita harus menyesuaikan apa yang telah tercantum dalam SK Walikota tersebut. Salah satu poinnya angkutan umum jenis L300 harus beralih dari Jalan Merdeka menuju terminal atau tidak lagi diperbolehkan menempatkan loket dan pool dibawah terminal.

Kemudian terjadi perubahan lin di daerah Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria,” ujar Sekretaris Organda Psp Uly Panjaitan ketika memberikan sambutan pada acara sosialisasi SK Walikota Psp Nomor 171/KPTS/2014 di salah satu ruangan SMKN 1 Kota Psp, Sabtu (7/5).

Sosialisasi SK Walikota Psp Nomor:171/KPTS/2014 dihadiri seluruh perwakilan direksi angkutan umum yang ada di Kota Psp. Kemudian narasumber berasal dari Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika yang diwakili Sekretaris Drs M Gunawan Harahap bersama jajarannya, Kasat Lantas Kota Psp AKP H Harefa dan lainnya.

Pelaksanaan sosialisasi berlangsung dengan penjelasan dari narasumber dan Organda Kota Psp tentang keputusan yang telah diberikan Walikota Psp untuk menertibkan permasalahan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kota Psp.

Namun, Sekretaris Dishub Drs M Gunawan Harahap menjelaskan, penertiban atau penataan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kota Psp akan dilaksanakan di seluruh terminal, bukan hanya di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria.

Baca Juga :  Jelang Tahun Baru Harga Beras Beranjak Naik

Akan tetapi langkah awal yang dilakukan Pemko Psp yaitu penertiban angkutan umum L300 yang ada di Jalan Merdeka, persimpangan Sadabuan, agar beralih ke terminal atau tidak boleh menempatkan loket dan pool di bawah terminal.

“Langkah awal yang kita lakukan di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria. Setelah ini berjalan sesuai dengan keputusan Walikota Psp, maka kita akan terus menyesuaikannya di Terminal Batunadua dan Terminal Pijorkoling sehingga operasi terminal di daerah Kota Psp dapat berjalan sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Karena dalam waktu dekat ini, Pemko Psp akan melakukan rehab terminal di Batunadua dan Pijorkoling. Setelah pembangunan itu selesai Pemko akan menyesuaikan dan memfungsikan terminal sesuai dengan yang telah kita terapkan di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria” ujarnya ketika memberikan sambutan.

Sementara itu Kasat Lantas Kota Psp AKP H Harefa mengatakan, dengan keluarnya keputusan Walikota Psp, pihak kepolisian sangat berharap agar permasalahan angkutan umum yang ada di Kota Psp khususnya di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria.

“Dengan demikian sudah ada aturan yang mengatur tentang permasalahan itu, makanya kita berharap agar semua direksi perusahaan angkutan umum dapat menaati peraturan yang telah ditetapkan Pemko Psp,” jelasnya.

Angkutan Umum L300 Minta Keadilan

Sementara itu, setelah selesai kegiatan sosialisasi SK Walikota Psp yang dilakukan Organda Kota Psp terhadap seluruh direksi angkutan umum, beberapa orang perwakilan CV angkutan umum yang ada di Jalan Merdeka Kota Psp, juga memberikan penjelasan bahwa mereka bersedia menjalankan aturan yang telah diberikan Pemerintah Kota Psp dan mendorong pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Baca Juga :  Objek Wisata Simagomago di Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapsel - Dulu Primadona, Sekarang Nyaris ‘Mago’

Akan tetapi, mereka meminta agar pemko bersikap adil dalam menertibkan angkutan umum yang beroperasi di wilayah Kota Psp atau jangan hanya di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria.

Sebab, menurut mereka masih ada angkutan umum yang mempunyai loket dan pool di bawah terminal, seperti Terminal Pijorkoling masih ada terdapat loket dan pool di Jalan Imam Bonjol daerah Padang Matinggi, Kecamatan Psp Selatan. Dan Terminal Psp Batunadua yang masih terdapat pool dan loket di daerah Tanggal, Kecamatan Psp Batunadua.

“Semua itu kan masih di bawah terminal, kita bersedia pindah dan menjalankan amanah atau aturan yang telah diberikan pemko. Akan tetapi jangan hanya di Terminal Hutaimbaru Pal IV Maria dan harus diterapkan juga di Terminal Pijorkoling dan Terminal Batunadua, supaya adil semua,” ujar perwakilan Direksi CV TKB H Gunawan Siregar bersama Direksi CV Mandiri, CV Anatra Abriadi Harahap, CV Madina Utama Pandiangan ketika disambangi METRO setelah selesai kegiatan sosialiasi SK Walikota Psp ini. (bsl)

Sumber: METROSIANTAR.com,

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Pak, tolong d share donk.

    SK Walikota Psp Nomor: 171/KPTS/2014 tentang izin trayek angkutan mobil penumpang umum dan penempatan loket dan pool taksi L300.
    Baik berbentuk pdf atau doc.
    Biar masyarakat tahu apa saja isinya.
    Makasih
    🙂

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*