PAD Padangsidimpuan Ditetapkan Rp16,2 M

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan besar sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Kamis, 18 Pebruari 2010- www.metrosiantar.com

SIDIMPUAN-METRO; Target Pendapatan Asli Daerah Kota Padangsidimpuan yang bersumber dari berbagai retribusi dan pajak untuk tahun 2010, ditetapkan sebesar Rp16,2 milliar. Dari jumlah yang ditetapkan tersebut, setiap satuan kerja perangkat daerah (SKPD) harus memenuhi target yang diberikan, jika tidak terpenuhi maka kepala SKPD bakal dicopot dari jabatan.

“Setelah melalui evaluasi maka target PAD Psp ditetapkan sebesar Rp16,2 miliar,” terang Kepala Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Kota Psp, Drs Bukhori Siregar, kepada METRO Rabu (17/2).

Bukhori menambahkan, target PAD tahun 2010 mengalami kenaikan dari tahun 2009 lalu. Untuk tahun lalu PAD yang ditargetkan sebesar Rp13,4 miliar, artinya target PAD tahun ini mengalami kenaikan sebesar Rp2,8 miliar.

Kenaikan target ini, lanjut Bukhori, setelah melihat hasil atau pencapaian PAD pada tahun 2009 lalu. Yakni, dari target Rp13,4 miliar dapat dicapai sekitar 85 persen atau sekitar Rp12 miliar. “Meskipun tidak tercapai 100 persen dari yang ditargetkan pada tahun lalu. Namun melihat potensi yang ada, target tersebut bisa ditingkatkan,” ujarnya.

Lebih lanjut Bukhori menjelaskan, potensi sumber PAD yang ada dan akan ditingkatkan, di antaranya adalah retribusi galian C, Tor Simarsayang, RSUD Psp. Dan yang paling utama adalah retiribusi dari pemakaian kekayaan daerah (PKD) yang dikelola oleh Dinas Perhubungan (Dishub). Sebab, pada dinas tersebut merupakan pos yang mengisi PAD sekitar 40 persen dari total PAD yang ditargetkan. Selama ini target yang sudah dibuat selalu tidak pernah terpenuhi oleh Dishub. Namun ada juga yang mencapai sekitar 73 persen, yakni pajak restoran dari target Rp1 miliar tercapai Rp731 juta.

Baca Juga :  Di Padangsidimpuan Bangunan Tanpa IMB Marak, Target PAD Minim

“Banyak potensi yang bisa kita kembangkan dan utamanya untuk mencapai target PAD ini adalah dengan mengoptimalkan pengutipan retribusi khususnya di Dishub, Tor Simarsayang, galian C dan lain sebagainya,” terangnya.

Di tahun 2010 ini, lanjut Bukhori, akan diberlakukan pemberian penghargaan (reward) bagi SKPD atau petugas yang bisa memenuhi target PAD yang dibebankan dan juga memberikan sanksi atau hukuman (punishment) bagi petugas atau SKPD yang tidak berhasil mencapai target yang dibebankan. Reward dan sanksi akan diberlakukan pada setiap perhitungan akhir tahun untuk melihat mana saja yang tercapai atau tidak.

“Tahun ini kita juga akan berlakukan pemberian penghargaan dan sanksi bagi yang targetnya tercapai atau tidak. Tekhnisnya, nanti diberikan semacam bonus kepada yang berhasil dan targetnya dinaikkan lagi. Sedangkan yang gagal tidak akan diberikan bonus beban target dikurangi, bahkan akan dievaluasi kinerjanya dalam artian bisa saja nanti yang bertanggung jawab akan dicopot dari jabatannya dan diganti dengan yang lain,” urainya.

Pemberlakuan ini, menurut Bukhori, untuk memenuhi target yang sudah ditetapkan selain untuk merangsang petugas atau SKPD yang dibebani target untuk bersaing memenuhi target yang dibebankan dengan mendapatkan bonus. (phn)

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*