Pajak Daging Tradisional Pasar Sipirok – Direhab Tapi Tak Difungsikan

15701120d5f08ee526d1d333924a704fbedefd9e Pajak Daging Tradisional Pasar Sipirok Direhab Tapi Tak DifungsikanSIPIROK-Bangunan pajak daging di Pasar Sipirok, Tapsel sempat terlantar beberapa tahun karena kurang perawatan. Tahun lalu, Pemkab Tapsel memperbaikinya dan telah siap pakai. Sayangnya, hingga berita ini diturunkan belum juga difungsikan.

Selaian bangunan pajak daging yang belum difaungsikan, disampingnya terdapat bangunan pasar tradisional, dan juga belum difungsikan. Padahal, jika fasilitas umum yang dibangun dari uang negara tersebut difungsikan, dipastikan akan mengurangi kesemrawutan yang kerab terjadi di Pasar Sipirok, terutama di Jalan Merdeka karena ulah sejumlah pedagang yang terus menggelar barang dagangannya di badan jalan.

“Khusus bangunan pajak daging sudah sudah lama dibiarkan rusak dan kembali diperbaiki dan akhir Desember lalu. Namun, sejak selesai bangunan pasar direhabm tetap saja belum difungsikan pemerintah,” kata warga bermarga Pohan, Rambe dan Pane, Kamis (1/3). Katanya, jika bangunan pajak daging tersebut digunakan, sangat positif dalam upaya menggerakan perekonomian masyarakat, karena posisi bangunan mantap dijadikan tempat penjualan daging.
“Kapan iya fasilitas umum tersebuit difungsikan pemerintah,” tanya mereka.

Selain itu, kata warga tersebut, jika bangunan pajak daging itu dimanfaatkan sebagai tempat penjualan daging, kesemrawutan di Pasar Sipirok akan dapat diminimalisir. Karena pedagang tidak akan berjualan lagi di Jalan Merdeka atau pintu masuk ke pasar.

Pantauan METRO Kamis (1/3), keberadaan gedung pajak ikan telah diperbaiki. Namun masih tampak terkunci. Posisi gedung sebagai tempat penjualan daging sangat strategis, apalagi keberadaannnya berdekatan dengan gedung pasar tradisional yang baru selesai dibangun. (ran/mer)

Baca Juga :  Ayah Bejat Gagahi Anak Tiri Hingga Hamil 6 Bulan di Sipirok Tapsel

Sumber: metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*