Palas buka peluang investasi kelapa sawit

4366908038 2146a0e565 o Palas buka peluang investasi kelapa sawitMEDAN – Kabupaten Padang Lawas, Sumatera Utara, menawarkan peluang investasi bagi pelaku dunia usaha untuk menanamkan modal di sub sektor industri pengolahan minyak sawit, seiring dengan peningkatan produksi dan areal perkebunan kelapa sawit di daerah itu.

Informasi yang dihimpun dari stand Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Padang Lawas di arena Pekan Raya Sumatera Utara (PRSU) Medan, Selasa menyebutkan, Padang Lawas saat ini membutuhkan berkisar antara dua sampai empat unit pabrik kelapa sawit lagi yang mampu mengolah tandan buah segar (TBS) sawit menjadi minyak sawit mentah atau “crude palm oil/CPO” sebanyak 120 ton hingga 240 ton per jam.

Melalui penambahan unit PKS baru tersebut diperkirakan total kapasitas produksi CPO di daerah itu akan mencapai sekitar 640 ton per jam.

Bupati Padang Lawas, Basyrah Lubis mengatakan, total luas perkebunan kelapa sawit di daerahnya saat ini mencapai 180 ribu hektare (Ha) yang dikelola oleh 20 perusahaan swasta.

Disebutkannya, sekitar 35 ribu Ha lebih dari total perkebunan sawit di daerah itu merupakan  kebun sawit rakyat dengan skala rata-rata di bawah 25 Ha.

Untuk menopang kinerja usaha perkebunan sawit tersebut, menurut dia, di Padang Lawas saat ini telah berdiri lima unit PKS dengan total kapasitas produksi sekitar 420 ton per jam.

Selain pabrik CPO, di Padang Lawas telah pula beroperasi dua unit pabrik minyak goreng dari CPO yang dikelola oleh PT Permata Hijau Sawit dan PT Perkebunan Nusantara (PTPN) 4.

Baca Juga :  Di Gunung Tua - DPRD temukan proyek volumenya nol persen

Jenis tanaman perkebunan lain yang dewasa ini giat dikembangkan di Padang Lawas, yaitu karet alam dan kakao.

Dia membenarkan, Padang Lawas memiliki potensi ekonomi yang cukup beragam, yaitu mulai dari sektor perkebunan, pertanian, perikanan, peternakan, kehutanan dan pertambangan.

“Di sektor perkebunan dan pertanian masih tersedia potensi lahan yang bisa dimanfaatkan, terutama di sekitar Kecamatan Batang Lubu Sutam, Sosopan dan Barumun Tengah,” katanya. (waspada.co.id)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*