“Pansus Bukan Untuk Pengusaha, Tapi Rakyat”

Terbentuknya panitia khusus (Pansus) DPRD Palas yang menyikapi persoalan Register 40 Palas yang banyak dijadikan kebun oleh perusahaan besar bukan untuk melindungi perusahaan, melainkan membela rakyat.

“Pansus bukan untuk pengusaha, tapi rakyat,” kata sekretaris pansus, H Fahmi Anwar Nasution. H Fahmi Anwar menegaskan, pembentukan pansus bukan untuk melindungi perusahaan, tapi membela rakyat terkait bagaimana jalan yang terbaik.

“Kita bukan melindungi, tapi kita membela masyarakat Palas yang lahannya berada di Register 40 Palas, apa solusinya dan memohon ada kejelasan dari Kejagung,” ujar Fahmi, kepada METRO Rabu (16/6) lalu.

Disinggung apakah pihak Pansus akan melakukan perlawanan hukum terhadap keputusan Kejagung yang menyatakan, perusahaan tersebut melakukan tindakan kejahatan hutan, pihaknya membantah bukan melakukan perlawanan hukum, tapi memohon kepada Kejagung.

“Kita membela demi kesejahteraan masyarakat,” terangnya.

Namun ketika ditanya lagi maksudnya masyarakat yang mana yang akan dibela, mengingat perambah adalah rata-rata orang luar Kabupaten Palas atau bukan pribumi, politisi PKB ini terburu-buru masuk ke ruangan Ketua DPRD Palas untuk menjumpai sejumlah pengusaha yang ada di ruangan Ketua DPRD.

Sementara itu mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahsiswa Peduli Pembangunan Palas (GMP3), mengingatkan pansus jangan sampai terjadi tragedi SRL dan SSL yang kedua kalinya di Palas.

“Jangan undang kemarahan masyarakat karena ulah elit demi kepentingan golongan yang mengatasnamakan rakyat,” sebutnya.

Baca Juga :  Truk Over Tonase, Rusak Jalinsum Sosa-Sibuhuan

Sumber: http://metrosiantar.com/MENUJU_PALAS-PALUTA/_Pansus_Bukan_Untuk_Pengusaha_Tapi_Rakyat_

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*