Para Pejabat Di Palas Resah, Terkait Isu Ressuffle Pimpinan SKPD

Selasa, 09 Pebruari 2010 – www.metrosiantar.com

Isu Ressuffle Pimpinan SKPD

PALAS-METRO; Sejumlah pejabat atau pimpinan Satuan Kerja Perangkat Daerah di lingkungan Pemkab Padang Lawas (Palas) resah menjelang pelantikan Sekda baru yang direncanakan hari ini, Senin (8/2) sekira pukul 10.00 WIB di Gedung Nasional, Sibuhuan Kecamatan Barumuan.

Informasi yang diperoleh METRO, Sabtu (6/2) Keresahan para pejabat mulai tingkat eselon II dan III bahkan ke tingkat kecamatan karena beredar issu akan ada resuffle besar-besaran atau penyegaran struktur SKPD di Palas untuk regenerasi.

“Aku yakin akan banyak yang habis di resuffle pasca pelantikan Sekda. Tapi bagus itu biar ada regenerasi, karena aku lihat sudah banyak yang tidak layak pakai lagi. Bahkan ada yang sudah pensiun masih menjabat. Aku sepakat kalau itu di ganti,” ujar tokoh pemuda Barumun, Alpian Hasibuan yang juga Ketua Pengurus Anak Cabang (PAC) Pemuda Pancasila (PP) Kecamatan Barumun.

Ketua Gerakan Mahasiswa, Pemuda, Pelajar Peduli Padang Lawas (GMP3) Medan, Mardan Hanafi Hasibuan menyikapi kebijakan-kebijakan Pemkab Palas terutama keberadaan PT SRL dan SSL mengatakan jika pemerintahan Basyrah Lubis-Ali Sutan Harahap (TSO) ingin terwujud pemerintahan bersinergis, lancar. Satu-satunya adalah perombakan pimpinan SKPD di lingkungan Pemkab Palas, karena saat ini banyak pimpinan SKPD yang sudah ‘usang’ atau tinggal menunggu pensiun.

“Harus ada regenerasi, pimpinan SKPD tidak potensial di ganti saja, harus ada penyegaran regenerasi. Apalagi dengan sistem yang ditetapkan Depdagri bagi kabupaten pemekaran baru yang tidak mampu berjalan sesuai dengan tenggat waktu yang ditetapkan, kabupaten itu akan bubar alias kembali ke induk. Agar hal itu tidak terjadi, solusinya adalah perombakan kabinet. Semoga Sekda baru mampu untuk melakukan itu sebagai pimpinan struktural SKPD,” pungkas Mardan

Baca Juga :  Dituding Manipulasi Perkara - Polres Tapsel Dilaporkan ke Propam Poldasu

Sementara Drs Gusnar Hasibuan ketika dikonfirmasi METRO membenarkan dirinya akan dilantik dan terkait isu resuffle struktur pimpinan SKPD mengatakan kalau mutasi SKPD wajar di setiap pemerintahan. “Benar, ada pelantikan. Soal isu pergantian itu hal wajar. Dari siapa isu itu beredar. Ya, kalau memang sudah pensiun otomatis akan digantilah, pergantian itu wajar terjadi sebagi regenerasi penyegaran organisasi. Biasa itu terjadi,” pungkas Gusnar Hasibuan mengakhiri.(amr)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*