Pasangan Calon ADAB dan Nauli Basa Tak Laporkan Dana Akhir Kampanye

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tapanuli Selatan telah menerima laporan dana kampanye akhir pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Tapsel dari enam akuntan publik yang direkomendasikan oleh KPU, Jumat (4/6). Dua pasangan tidak melaporkan dana kampanye akhirnya, yakni pasangan nomor 3, Andar Amin Harahap-Badjora Siregar (ADAB), dan pasangan nomor 6, Ir Mustafa Nauli-Baleman Siregar (Nauli Basa).

Anggota KPU Tapsel Divisi Sosialisasi, Edi Potan didampingi Sekretaris KPU, M Yunus Daulay kepada METRO, Jumat (4/6) menuturkan, dari enam pasangan calon yang ikut di Pemilukada Tapsel 12 Mei lalu, sebanyak dua pasangan tidak melaporkan dana kampanye akhirnya, namun dana awal kampanye ada dilaporkan.

Dijelaskan keduanya, pasangan yang tidak melaporkan dana akhir kampanyenya yakni pasangan nomor 3, Andar Amin Harahap-Badjora Siregar. Sedangkan pasangan nomor 6, Ir Mustafa Nauli-Baleman Siregar tidak lengkap melaporkan dana akhir kampanyenya.

“Sudah kita terima laporan hasil audit dana kampanye akhir 6 pasangan calon dari akuntan publik dan kita umumkan secara resmi, hari ini, Sabtu (5/6). Namun ada dua pasangan yang tidak melaporkan dana akhir kampanyenya, yakni pasangan nomor 3, ADAB dan pasangan nomor 6, Nauli Basa,” kata Edi dan Yunus.

Diutarakan Edi, meskipun hasil akhir dana kampanye ini tidak lagi memengaruhi, namun pihaknya masih akan memplenokannya lagi apakah kedua pasangan ini masih akan dikenakan sanksi atau tidak.

Baca Juga :  Dintaben Sumut Temukan 14 Titik Panas Bumi Di Madina

“Memang tidak berpengaruh lagi. Tapi kita masih akan memplenokannya lagi apakah akan kita berikan sanksi atau tidak, dan hasilnya nanti akan kita ketahui di pleno yang mungkin akan kita laksanakan, Senin (7/6) mendatang,” jelas Edi.

Sementara itu dana kampanye awal yang dilaporkan oleh pasangan calon kepada KPU Tapsel yakni, pasangan nomor 1, H Syahlan Rivai Dalimunthe-Syamsul Anwar Harahap saldo awal sebesar Rp90 juta dan saldo akhir Rp41.863.900, dengan dana penerimaan Rp428 juta dan pengeluaran Rp386.136.100.

Pasangan nomor 2, H Sarbaini Harahap-Hotma Tua Rambe saldo awal sebesar Rp4 juta dan saldo akhirnya Rp186.934 dengan dana penerimaan Rp105.886.934 dan pengeluaran Rp109.700.00. Pasangan nomor 3, Andar Amin Harahap-dr Badjora Siregar saldo awal sebesar Rp3 miliar, namun tidak menyerahkan laporan dana akhir kampanye.

Pasangan nomor 4, H Syahrul M Pasaribu-Aldinz Rapolo Siregar saldo awal sebesar Rp1.945.000.000 dan saldo akhir Rp28.076.928, dengan dana penerimaan Rp441.584.872 dan pengeluaran Rp2.358.512.944.

Pasangan nomor 5, Ongku P Hasibuan-Affan Siregar saldo awal sebesar Rp250 ribu dan saldo akhir Rp2.945.799, dengan dana penerimaan sebesar Rp938.057.500 dan pengeluaran Rp935.111.701.

Pasangan nomor 6, Mustafa Nauli Harahap-Baleman P Siregar laporan dana kampanyenya tidak lengkap, sementara pada saat laporan awal dana kampanyenya sebesar Rp430 juta, dengan dana penerimaan Rp549.900.000, dan pengeluaran sebesar Rp689.957.500. Saldo awal dan saldo akhirnya tidak ada dilaporkan, sehingga laporan dana kampanye tidak lengkap.

Baca Juga :  Kecamatan Barumun akan Dimekarkan

Sumber: http://metrosiantar.com/Metro_Tabagsel/Dana_Akhir_Kampanye_Pasangan_Calon_ADAB_dan_Nauli_Basa_Tak_Laporkan

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*