Pasangan HM Hidayat Batubara – H Dahlan Nasution Membagikan Voucher Kepada 122.560 dari 209.468 Pemilih di Kab. Madina

MK Perintahkan Pemungutan Suara Ulang Mandailing Natal

Mahkamah Konstitusi (MK) memerintahkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk melakukan pemungutan suara ulang di seluruh Kabupaten Mandailing Natal, Sumatra Utara.

“Terjadi pelanggaran terstruktur, sistematis dan massif yang terjadi di hampir seluruh Kabupaten Mandailing Natal,” kata Ketua Hakim Pleno Mahfud Md yang didampingi delapan hakim MK lainnya, di Jakarta, Selasa (6/7).

Menurut hakim, dengan terjadinya pelanggaran tersebut harus dilakukan pembatalan hasil penghitungan suara dan melakukan pemungutan suara ulang untuk memenuhi rasa keadilan, kepastian hukum dan kemanfaatannya.

Dalam persidangan, MK mengabulkan dalil pemohon tentang adanya tim relawan yang tidak lazim dan tim kampanye pasangan calon terpilih tidak sah yang terungkap di persidangan, dan tidak dibantah termohon (KPU).

“Menurut mahkamah, dalil tersebut beralasan dan sangat terkait dengan praktik politik uang,” kata hakim MK.

Sengketa Pemilihan umum kepala daerah (Pemilukada) Mandailing Natal ini diajukan oleh pasangan calon bupati H Indra Porkas Lubis dan calon wakil bupati H Firdaus Nasution.

Dalam permohonan bernomor 41/PHPU.D.VIII/2010 ini telah terjadi politik uang yang terstruktur, sistematis dan massif yang terjadi di hampir seluruh Kabupaten Mandailing Natal yang merusak sendi-sendi pemilu yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil di Kabupaten Mandailing Natal.

Politik uang ini dilakukan pasangan HM Hidayat Batubara – H Dahlan Nasution dengan modus membagikan surat keputusan relawan senilai Rp20 ribu, Rp30 ribu dan Rp100 ribu kepada masyarakat selama proses pemilukada.

Baca Juga :  Sungai Batang Pane Dipenuhi Sampah

Pasangan HM Hidayat Batubara – H Dahlan Nasution membagikan voucher tersebut kepada 122.560 relawan, sedangkan jumlah hak pilih sebanyak 209.468 pemilih.

“Pembagian voucher tersebut hampir mencapai 60 persen dari total pemilih yang ada,” kata kuasa hukum pemohon, AH Wakil Kamal, saat ditemui wartawan seusai sidang.

Wakil Kamal mengatakan bahwa hasil keputusan MK ini dapat mengembalikan martabat Kabupaten Mandailing Natal untuk bermartabat dalam melaksanakan proses Pilkada ulang mendatang.

Sumber: http://www.metrotvnews.com/index.php/metromain/news/2010/07/06/22531/MK-Perintahkan-Pemungutan-Suara-Ulang-Mandailing-Natal

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

16 Komentar

  1. Kita semua Harusnya Bangga terhadap HB yang masih mau perduli terhadap madina ….jgn terus menerus di cerca sementara kita lupa akan diri kita …seharusnya kita berkaca terlebih dahulu apa yang sudah kita perbuat terhadap madina ….beri HB kesempatan memimpin madina insyaallah beliau akan buktikan janji2nya membawa madina kearah yang lebih baik……hormati dan dewasalah berpikir semua calon yang ikut juga melakukan politik uang….mari bersama-sama rapatkan barisan demi madina demi perubahan yang baik..hancurkan tirani, hancurkan gutgut…ayo sama-sama berjuang untuk madina yang sejahtera berwibawa dan bermartabat dibawah kepemimpinan H. Hidayat Batubara, SE dan Drs. H. Dahlan Hasan Nst..////Lian Madina////

  2. Idealis dalam hal yg lain klo yg satu ini khan menyangkut prestise yahhh MUNGKIN HB Khilaf dan terlalu bernafsu sengga diturutin aja maunya TS coba klo pake sy konsultannya wah banyak ide utk mennyampaikan niat baik utk membangun dgn cara yg sah

  3. Setelah kami pelajari dari berbagai buku dan kitab2 referensi filsafat sejarah sehingga dapat kami tafsirkan bahwa Putusan MK tentang PILKADA ULANG itu artinya : ULANG ho curang, ULANG ho menyuap, = Madung sala ULANG ho dohot be ….anso ulang marulang ulang sala be

  4. Sbg tambahan, proses administrasi pemberian sanksi pembatalan thd pasangan tersebut di DPRD MADINA dapat melalui rapat pimpinan atau rapat paripurna khusus tanpa melalui mekanisme voting. Karena Rapat tsb hy bersifat menyampaikn scra resmi ptsn Mk dan memprosesnya utk pembatalan pasangan calon tsb, jadi hy sekedar melaksanakan prosedural administratif sesuai dgn perintah UU 32 2004 tsb.

  5. Mnggapi pemberitaan di bbrp harian kota medan hari ini bahwa ketua Kpu sumut berdasarkan uu 32 2004 pasal 117, menyimpulkan pasangan hidayat dahlan dapat dibatalkan sbg calon bupati/wabup madina jika panwas mempidanakan kedua pasangan tsb berdasarkan putusan Mk yg menyatakan terbukti secara sah dan meyakinkan tim kampanye pasangan tsb telah melakukan praktik money politik dihampir seluruh kab madina. Menurut uu 32 2004 pasal 82 A1 dan A2. Bahwa jika pasangan tsb terbukti melakukan pelanggaran yg di kategorikan money politik berdasarkan keptsn pengadilan yg telah mempunyai kekuatan hukum tetap dikenai sanksi pembatalan sbg pasangan calon oleh DPRD (Dh. DPRD Madina). Putusan MK adalah putusan pengadilan yg bersifat tetap dan final, jadi KPTS MK tsb sdh dapat dijadikan sbg dasar utk pembatalan calon tsb oleh DPRD MADINA tanpa harus menunggu proses pidana di gakkumdu sbgmn yg dimaksudkan sdr ketua kpu sumut.

  6. Tentang dapat tidaknya dayat dahlan disertakan dalam pilkada ulang adalah menunggu keputusan DPRD Madina sebagaimana ketentuan dalam UU 32 2004 Pasal 82 A1 dan A2, sesui kep MK tsb DPRD Madina berkewajiban membatalkan mereka sebagai calon bupati dan wabup.

  7. HB masih yang terbaik dan terhebat, betul2 menepati janjinya karena voucher untuk orang yng sudah dikubur yng didata relawan HB duitnya cair juga, jadi tunggu apa lagi pilih HB ambil duitnya, kalau dah jadi bupati duit kita kita ikhlaskan aja

  8. Au antong sip au … ilehen ia jau epeng nabahatna ima upili … dohot ma songoni HB mulak arana epeng nia nabahatna so seru mulak

  9. Sebaiknya gak usah ikut dululah …. anggap semua pemberian itu sedekah yang bermanfaat bagi masyarakat … HB dapat pahala, krn dah bagusin jalan bantu sekolah … gak ada ruginya …

  10. Kalau masalah HB ikut apa nggak ikut … baiknya tanya aja sama PKS dan PKB, apa HB sudah taubatan nasuha … khan ada ustadz2 PKS yg membimbing

  11. Apa sih hebatnya jd bupati madina gajinya gak sebrapa … Tapi kok mau keluarain duit puluhan milyar cm jd bupati …. Hayo … pasti deh ADA UDANG DI BALIK BATU, KASI UMPAN IKAN KECIL (VOUCHER) UNTUK DAPAT IKAN YG BESAR (INI BISNIS MEN …. BISNIS …. ) TENANG AZA … PASTI BALIK MODAL NANTI EN UNTUNG BESAR

  12. On Ma… On ma… model ni jolma calon-calon KORUPTOR dah di pemilukada ulang on ulang be pili hamu si HM Hidayat Batubara – H Dahlan Nasution i…. anggo ra hamu dah….

    Kacau Madina… sego sude….

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*