Pasangan Menikah Karena Game Online

Pengantin ini tampak tidak seperti pasangan biasa. Yang pria adalah prajurit tampan dengan baju besi, sedangkan yang perempuan bertubuh pendek dengan telinga lengket dan rambut hijau.

Namun, itu hanyalah avatar dari dua manusia di dunia maya. Paul Turner dan Vicky Teather tidak pernah bertemu sebelumnya dan tampak tidak cocok di satu game video online.

“Romantisme kehidupan nyata ternyata bermulai dari dunia Final Fantasy. Mereka saling jatuh cinta, bahkan sebelum bertemu, lalu menikah,” seperti dikutip dari Daily Mail.

Ahli program komputer, Turner yang berusia 27, dan lulusan desain, Teather yang berusia 29, merupakan pasangan kedua di Inggris yang menikah karena jatuh cinta di game. Turner tinggal di London dan istrinya sedang menempuh kuliah di suatu universitas di Southampton saat berkenalan pertama kali di video game online. Mereka berbincang pertama kali lewat pesan teks lewat avatar masing-masing.

Keduanya bermain game ini selama 18 bulan. Teather yang berasal dari Hampshire, Inggris, mengatakan bahwa ia jatuh cinta dengan Turner di video game, dan avatar Turner menolong avatar Teather yang sedang mengalami kesulitan.

“Ia menyelamatkan saya dan saya merasa ada ikatan yang menakjubkan di antara kami berdua,” kata Teather.

“Ini mungkin terdengar aneh bagi siapapun yang tidak pernah bermain game online, namun faktanya ia adalah pria tradisional yang menyelamatkan saya, pertama kali bertemu,” ujar Teather lagi.

Baca Juga :  Awas, Situs Segel Keamanan Palsu

Psikolog sosial Dr Arthur Cassidy mengatakan bahwa kencan di internet sangat menarik bagi profesional kelas menengah.

“Dengan atasan yang mengharapkan kerja di waktu lebih lama, mereka hanya memiliki waktu sedikit untuk bersosialisasi,” ujar Cassidy. Akibatnya, orang memilih kencan online untuk menciptakan dunia fantasi untuk bertemu pasangan. (inilah.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*