Senin Dini Hari, Pasar Sibuhun Terbakar, 15 Ruko Hangus

20101022111231805 Senin Dini Hari, Pasar Sibuhun Terbakar, 15 Ruko Hangus
Illustrasi

Sebanyak 15 rumah toko (Ruko) di Pusat Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta), Sumatera Utara (Sumut), hangus terbakar, Senin (3/1) dini hari. Tidak ada korban jiwa dalam insiden itu. Namun total kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai miliaran rupiah.

Ruko yang terbakar tersebut di antaranya dihuni oleh Muhammad Nur Siregar (35), Zahrona Nasution (40), Rahmad Koboi (35), Rahmad Lubis (35), Indra Hasibuan (40), Munawir Hasibuan (40), Zainuddin Hasibuan (27), Sabungan Harahap (30), Hakim Siregar (40), Efdi Daulay (45), Pardamean Daulay (38) dan Hakim Hasibuan (45).

Peristiwa kebakaran tersebut terjadi sekitar pukul 04.00 WIB. Saat itu, situasi di daerah tersebut masih sepi. Ruko yang terbakar tersebut merupakan tempat usaha menjual bahan bangunan, kebutuhan pokok dan lainnya. Tidak banyak harta benda yang berhasil diselamatkan masing – masing pemilik ruko tersebut.

“Hasil penyelidikan sementara, penyebab dari kebakaran di lokasi ini akibat dari korsleting arus pendek listrik. Namun, penyebab secara pasti akan diketahui setelah diteliti di laboratorium forensik,” ujar Kepala Kepolisian Sektor (Kapolsek) Barumun, Hermansyah Putra di tempat kejadian.

Herman menyampaikan, pihaknya sudah meminta keterangan sejumlah saksi di balik peristiwa kebakaran itu. Menurut informasi, sumber api dari belakang salah satu ruko di sana. Laporan ini dikuatkan oleh keterangan warga sekitarnya yang melihat api langsung berkobar menjilat bangunan lain.

Baca Juga :  Pemko Dituntut Bijak Pakai Anggaran

“Kami tidak melihat adanya orang yang dengan sengaja membakar ruko tersebut. Hanya saja, kami melihat asal api dari bagian belakang. Api begitu cepat membesar serta menjilati bangunan lain,” kata seorang warga di sana, Ridwan (25).

Menurutnya, saat kebakaran sedang melanda, tidak ada petugas pemadam kebakaran yang turun ke lokasi tersebut. Kobaran api justru dipadamkan oleh masyarakat di sana bekerjasama dengan polisi dan TNI. [155]-(suarapembaruan.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*