Pasca Bentrok Di Bulu Sonik, Pemkab Palas Belum Selesaikan Janji

Sibuhuan (KOREKSI) – Dua Bulan lebih berlalu, Pasca bentrok dua desa antara Pasir Ampolu, Kec. Sosa sekitar dengan warga Bulu Sonik, Kecamatan Barmun, Kab. Padang Lawas, namun janji Pemkab. Padang Lawas belum sepenuhnya terealisasi.
Dalam perdamaian yang dipasilitasi Pemkab. Padang Lawas di ruang paripurna DPRD Palas dengan bunyi, masing-masing yang bertandatangan dibawah ini yang mewakili Warga Desa : dari kecamatan barumun, Desa Bulu Sonik di wakili Oleh Kepala Desa Zulkarnain Nst, Desa Arse Simatorkis Maragende Hutasuhut, Pagaran Baringin Humala Lubis, dan desa Pancaukan Syamsir, serta Kepemudaan Dari 4 Desa tersebut MHD. Ali Yunus Pohan, Tokoh Masyarakat Rahman Pulungan.
Kemudian dari Kecamatan Sosa yang terdiri dari 11 Desa, di Wakili oleh Hatobangon/Tokoh Masyarakat ditandatangani, kepala Desa Pasir Jae, Pasir Julu dan desa lainnya, Serta dari Pihak Korban yang di wakili Ahd. Sarmadi Nst.
Dengan demikian tercantum surat perdamaian yang isinnya  sebagai berikut :
1.       Pihak Pertama dan Ke Dua menyadari insiden/kejadian/peristiwa yang terjadi pada Tgl 23, 24/05/2012 di desa Bulu Sonik adalah peristiwa yang tidak kami inginkan, mengupayakan dan mengutamakan kearifan lokal dan bertanggung jawab bersama demi stabilitas serta kondusitifitas kedua wilayah.
2.       kedua belah pihak sepakat berdamai dengan cara kekeluargaan  dengan perjanjian :
a.       Kedua Belah pihak sama-sama menahan diri untuk tidak melakukan kekerasan, pertikaian dan saling mengancam.
b.       Menjamin keamanan aktivitas warga/anak sekolah kedua belah pihak.
c.       Kerugian materil termasuk pengobatan dan kerusakan benda, secara adat/upah-upah yang di akibatkan kejadiaan tersebut diserahkan kepada Pemkab. Palas supaya diselesaikan secepatnya.
3.       Bila kedua belah pihak sengaja atau tidak sengaja melanggar diktum diatas akan ditindak secara hukum yang berlaku.
4.       Adendum dari paerdamaian ini hal korban atas nama Rahmad Lubis warga desa Hatongga dan Hasmar Hsb warga desa Botung kecamatan Batang Lubu Sutam yang tidak terlibat Langsung (Salah Sasaran) Penyelesaiannya mengacu pada poin 2c Kesepakatan ini.
Perdamaian ini di benarkan Oleh, a/n Sekcam Sosa H. Asman, SH, Camat Barumun M. Irwan Baginda, Camat Batang Lubu Sutam MHD. Alimin Daulay, S. Sos. Kapolsek Barumun, Kapolsek Sosa. Danramil Barumun, Danramil Sosa, Sekda Palas, dan Pimpinan DPRD H. Ammar Makruf Lubis, SE serta Kapolres Tapsel, AKBP Subandria.
Namun sangat disayangkan, Pemkab. Padang Lawas yang dalam perjanjian akan menyelesaikan secepatnya, sampai dengan saat ini belum merealisasikan perjanjian tersebut kepada korban yang tidak terlibat langsung (salah sasaran) Rahmat Lubis dan Hasmar Hasibuan, warga Desa Botung dan Desa Hatongga, Kecamatan Batang Lubu Sutam tersebut.
Hasmar dan Rahmad berharap, agar Pemkab. Padang Lawas menepati janji nya, “walau kami orang kecil, mohon kepada pemerintah Palas agar memenuhi janji mereka kepada kami, termasuk biaya perobatan (resep yang di tebus di Apotik ND Jaya) belum di selesaikan, kerugian dari kerusakan Sepeda Motor yang dikendarai saat kejadian yang masih berada di Polsek Barumun, kerugian biaya berobat jalan di Kampung selama tiga minggu” tandas Rahmad sedih
Rahmad juga berharap agar Kapolres Tapanuli Selatan AKBP Subandria agar mengingatkan pemkab padang lawas dalam hal perjanjian tersebut, karena Kapolres juga berjanji akan menyampaikan hasil perdamaian tersebut kepada Plt. Bupati Palas, TSO mengapa sampai sekarang belum juga diselesaikan??
Rahmad juga berharap, agar Pemkab. Padang Lawas memperhatikannya, “tolong pak bupati selesaikan janji tersebut, saya orang susah, anak dan istri saya mau makan apa kalau setiap bulan saya harus membayar denda kereta yang saya bawa? Kereta itu bukan milik saya, saya hanya membawanya untuk menjualkannya, apa Pemkab tidak perduli dengan nasib orang miskin seperti saya ini?? Tandasnya meneteskan air mata.“Belum lagi susahnya memikirkan makan sehari-hari, kereta yang saya bawa untuk dijualkan pun masih di Polsek Barumun, saya tidak punya uang untuk memperbaikinya” sambungnya

Diharapkan kepada Pemkab. Palas, agar menyelesaikan isi dari perjanjian tersebut, demi tercapainya Filosopi Padang Lawas BERCAHAYA. Kepada Kapolres Tapanuli Selatan juga diminta turut menyampaikannya kepada Pemkab Palas, agar secepatnya diselesaikan*ed

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  APBD Tapsel TA 2011 Direncanakan Rp 574 M Lebih

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*