Pasca Penyerangan Mapolsek Hamparan Perak, Deli serdang, Sumatra Utara – Status Keamanan Sumut Menjadi Waspada

Akibat penyerangan gerombolan bersenjata ke Mapolsek Hamparan Perak, Deli serdang, Sumatra Utara, Kapolda Sumatra Utara Inspektur Jenderal Polisi Oegroseno menetapkan status keamanan wilayah Polda Sumut dalam kondisi seluruh personiel waspada.

Menurut Kapolda Sumut Irjen Pol Oegroseno, satuan Brimob telah diterjunkan untuk memburu para pelaku yang menggunakan senjata api (senpi dan hal ini dianggap sangat berbahaya. Oegroseno menyatakan penyerangan Mapolsek Hamparan Perak sudah direncanakan dan kelompok penyerang merupakan orang-orang yang terlatih.

Oegrosono menambahkan, dugaan sementara para pelaku penyerangan adalah kelompok teroris. Sebab, selama ini tidak ada masalah antara polisi dan masyarakat setempat. Menurut para saksi, para pelaku menggunakan senjata api belaras panjang dan pistol.

Namun, Oegroseno belum berani menyatakan apakah serangan ini merupakan balas dendam atas penggerebekan tersangka teroris dan perampokan Bank CIMB Niaga Medan, dua hari lalu. “Saya belum berani bicara kesitu, kita lihat setelah dikumpulkannya semua keterangan,” ucap Oegroseno.

Pascapenyerangan itu, Polda Sumut melakukan pengejaran. Tak hanya itu, razia terhadap sepeda motor juga dilakukan. Oegroseno juga meminta seluruh jajaran kepolisian meningkatkan kewaspadaan.

Dalam serangan yang terjadi sekitar pukul 01.00 WIB, tiga polisi tewas di tempat dan satu lainnya selamat. Ketiga polisi yang tewas adalah Bripka Irswandi, Aiptu Deto, serta Aiptu Sinulingga.

Selain menewaskan tiga personil Mapolsek Hamparan Perak, penyerangan itu juga menyebabkan sejumlah kaca di tempat tersebut rusak terkena tembakan dan satu unit mobil terbakar, diduga terbakarnya bagian belakang mobil dinas ini akibat lemparan bom molotov.

Baca Juga :  Haminjom, Kemenyan Bersejarah Yang Terancam Punah

Minggu 19 September 2010, Detasemen Khusus 88 menggerebek kawanan perampok di  beberapa daerah di Medan dan Lampung. Termasuk, di tengah jalan Jembatan Kota Datar Luar Desa Hamparan Perak, Deli Serdang.

Dalam penggerebekan tersebut, Polisi menemukan senjata  yang identik dengan  yang digunakan kawanan perampok PT Bank CIMB Niaga. Polisi juga berhasil menyita sebuah magasin, sepucuk AK-47, pistol, dan setengah kotak bahan peledak TNT.

Sumber: http://esqmagazine.com/nasional/2010/09/22/status-keamanan-sumut-menjadi-waspada.html

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 9 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Mengingat situasi dan kondisi saat ini di Sumatera Utara, sudah saatnya Aparat Negara dalam hal ini Institusi Polri dapat kebih tanggap dan meningkatkan kewaspadaan terhadap upaya pihak – pihak yang berusaha untuk merongrong dan mengganggu kondusifnya wilayah Sumatera Utara yang tercinta ini. Dan disisi lain, selirih lapisan masyarakat turut waspada dan segera melaporkan apabila ada gejala atau upaya yang melakukan kekacauan atau bahkan melakukan tindak kejahatan kepada Institusi Polri atau T.N.I.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*