Pascabentrok, Pemkab Palas Segera Bentuk FKAUB

www.narian-global.com
Tuesday, 26 January 2010 10:53

peace sign Pascabentrok, Pemkab Palas Segera Bentuk FKAUBPemkab Padanglawas (Palas) dan tokoh masyarakat sepakat untuk membentuk Forum Komunikasi Antar Umat Beragama. Kesepakatan itu hasil rapat yang digelar di aula kantor bupati, Senin (25/1).

Sedangkan rapat digelar terkait kejadian pembongkaran paksa oleh warga lingkungan VI Kelurahan Pasar Sibuhuan, Kecamatan Barumun, Kabupaten Padanglawas (Palas) terhadap tiga unit rumah yang disuga beralih fungsi sebagai tempat peribadatan umat non Muslim.

Rapat bersama itu membahas tentang kerukunan umat beragama menyangkut kepentingan pendirian tempat peridabatan bagi umat non muslim, pemberantasan café- café yang menjadi lokasi prostitusi.

Tokoh masyarakat Palas, Marahadi Hasibuan BA, bersama H Tongku Paruhum Hasibuan, H Fauzan Nasution dan H Abd Haris Nasution, mengusulkan rumah peribadatan non muslim tidak boleh didirikan di Kecamatan Barumun, Ulu Barumun dan Lubuk Barumun.

Bupati Palas Basyrah Lubis SH didampingi Kepala Kantor Departemen Agama Tapsel Drs H Hasyim Hasibuan dan Ketua Pengadilan Agama Tapsel H Aspan Pulungan SH menyimpulkan pernyataan yang disampaikan tokoh masyarakat dalam bentuk notulen bersama.

Di antaranya tidak diperkenankan dibangunannya atau berdirinya rumah peribatan atau gereja di tiga wilayah Kecamatan terdiri dari Kecamatan Barumun, Lubuk Barumun dan Ulu Barumun.

Selain itu, segera membentuk FKAUB Palas sebelum 15 Ferbuari mendatang, mendata dan menginventarisir seluruh jumlah rumah ibadah di Palas yang sudah ada izin atau belum serta penertiban lokasi tempat maksiat diseluruh wilayah Palas.

Baca Juga :  Banyak Jalan Nasional di Padangsidimpuan Rusak

Ketua DPRD Palas H Rido Harahap SE menyatakan dukungan atas pembentukan FKAUB, dalam upaya meningkatakan kebersamaan kerukunan umat beragama yang dapat menciptakan keharmonisan antar suku beragama.

Hadir dalam pertemuan itu, Ketua MUI Palas KH Arjun Akbar Nasution BA, Sekretaris MUI Palas Atimul Ansor SPd, Sekdakab Drs Syahrul Mulia Harahap SH MSi , Kepala Kantor Kesbang Linmas Palas Parlindungan Siregar SSos, Kabag Sosial Choirul Insani dan tiga Camat terdiri dari Camat Barumun, Lubuk Barumun dan Ulu Barumun.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 12 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Di satu sisi mereka tidak memperbolehkan berdiri rumah ibadah agama lain, tapi di sisi lain mereka ingin menciptakan hubungan antar umat beragam yang harmonis. Dua sisi yang sama sekali bertolak belakang, akan tetapi aminkan sajalah. Sebab di luar kemampuan akal, pikiran dan power manusia, suka atau tidak suka, setuju atau tidak setuju, intruisi hegemoni kebenaran tak bakal pernah terbendung oleh siapapun.

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*