Paskhas TNI AU Kerahkan Perahu Karet Evakuasi Korban Banjir di Medan

Debit air di pemukiman warga, terutama di bantaran Sungai Deli cenderung naik. Warga diimbau mengungsi dan tidak bertahan di rumah mengantisipasi hal yang tidak diinginkan. Pasukan Khas (Paskhas) TNI Angkatan Udara juga turun ke lokasi untuk membantu proses evakuasi warga.

Imbauan untuk mengungsi telah disampaikan kepada warga di lokasi banjir di Kecamatan Medan Polonia sejak Kamis (6/1/2011) siang. Sebagai antisipasi, pihak kecamatan mendirikan tenda penampungan di sejumlah titik, termasuk di samping kantor Camat Medan Polonia, yang berada tak jauh dari Markas Komando Sektor (Kosek) Pertahanan Udara Nasional (Hanudnas) III TNI.

Pihak kecamatan juga mendirikan dapur umum karena peralatan masak warga ikut terendam banjir. Koordinator Evakuasi Paskhas TNI AU Polonia, I Nyoman S mengatakan, bagi warga yang cemas melintasi genangan air, Paskhas mengerahkan perahu karet untuk mengevakuasi warga, terutama anak-anak dan kaum ibu.

“Pasukan Khas juga menyisir Sungai Deli guna memantau jika ada warga yang terseret arus banjir,” kata Nyoman.

Ketinggian permukaan air di pemukiman warga, terutama yang tinggal di bantaran Sungai Deli, di Kecamatan Medan Polonia, mencapai satu meter lebih. Bahkan di sejumlah titik, setinggi dada orang dewasa. Debit air Sungai Deli juga cenderung naik pada Kamis sore.

Salah seorang warga, Darmansyah mengatakan, banjir mulai menggenangi pemukiman warga sejak Rabu (5/1) malam sekitar pukul 21.00 WIB hingga Kamis dini hari. Akibatnya, Sungai Deli meluap secara tiba-tiba. Diperparah hujan di daerah hulu sungai menyebabkan air meluap hingga ke pemukiman warga.

Baca Juga :  Gubernur Sumut Mendatang Harus Paham Pluralisme

“Warga sempat panik karena air masuk saat warga sedang tidur lelap,” kata Darmansyah. (detik.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*