Pasokan Terbatas, Harga Beras Naik di Pasar Sipirok Tapsel

Sabtu, 30 Januari 2010 – www.metrosiantar.com

Pasokan Terbatas, Harga Beras Naik di Pasar Sipirok Tapsel

TAPSEL-METRO; Harga beras di Pasar Sipirok, Kecamatan Sipirok, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), mulai awal Januari hingga (Jumat (29/1) mengalami kenaikan secara berkala, yakni, mulai Rp100 hingga Rp625 dalam kurun waktu empat pekan. Kenaikan harga beras dipicu pasokan terbatas.

Salah seorang pedagang beras di Sipirok, Yunan Sitompul, mengatakan, penyebab naiknya harga beras disebabkan pasokan berasa dari warga petani yang biasa menjual beras pada pedagang, sangat terbatas.

“Masyarakat yang menjual beras semakin berkurang, sehingga permintaan konsumen yang datang dari daerah lain tidak bisa dilayani seperti dari Kota Padangsidimpuan dan warga sekitar wilayah Kecamatan Sipirok,” Yunan kepada METRO, Kamis (28/1) lalu.

Dikatakannya, setiap hari pekan di Sipirok seperti pekan Kamis biasanya dirinya bisa mengumpulkan 100 kaleng (1.600 kilogram) beras jenis Silatihan, 120 kaleng (1.920 kilogram) jenis Siporang dan 100 kaleng jenis Sicondong.

“Namun sekitar 1 bulan terakhir jumlahnya berkurang rata-rata sekitar 20 kaleng per jenis. Padahal permintaan dari konsumen tetap normal, makanya harga eceran naik sekitar Rp625 perkilogram,” sebutnya.

Ditambahkannya, untuk saat ini harga eceran beras silatihan Rp7.500 per kilogram, jenis beras siporang Rp7.250 per kilogram dan jenis beras Sicondong Rp6.750 per kilogram.

“Menipisnya pasokan beras dari masyarakat, menurut saya akibat banyaknya gabah yang diangkut atau dijual ke luar daerah,” tutur Yunan mengakhiri. (ran)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  KUD Serbaguna Diminta Kembalikan Tanah Milik Warga

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*