3.068 Peserta Seduh dan Minum di Festival Kopi Sipirok dan Pecahkan Rekor MURI, Berharap Tembus Pasar Dunia

Ribuan masyarakat Sipirok antusias dalam acara seduh dan minum kopi luwak liar Sipirok dengan memecahkan rekor MURI.

Pelaksanaan Festival Kopi Sipirok yang digelar di lapangan alun alun (eks Pasar Lama Sipirok), Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel), pada 30 Juli hingga 3 Agustus lalu, berhasil memecahkan rekor MURI seduh dan minum.

Deputi Manajer MURI, Awan Rahargo dan stafnya Suzangga, menyampaikan, pelaksanaan seduh dan minum kopi yang digelar Sabtu (2/8) dari jam 14.00 hingga jam 15.00 berhasil memecahkan rekor MURI yang ada selama ini. Keberhasilan ini, diharapkan membuka peluang promosi kopi Sipirok di pasar dalam dan luar negeri. Dikatakannya, Tim MURI yang berkantor pusat di Semarang Jawa Tengah ini akan selalu menjadi saksi sejarah, terciptanya rekor baru, baik insan individu maupun kelompok, dalam segala bentuk bidang masing masing. “Bersama MURI kami ingin mengobarkan karya anak bangsa,” ungkapnya.

Disebutkan, dalam menyeduh dan minum kopi adalah penyenggaraan yang ketiga. Pertama, tahun 2011 telah mencatat rekor 2.011 peserta selanjutnya rekor kedua 2.247 peserta. “Dan hari ini, dari usulan sebanyak 3.660 sampling juga dengan data yang hadir, telah melampaui rekor sebelumnya, yakni 3.068 peserta,” sebutnya.

Selaku tim MURI, pihaknya salut dengan suasana tertib dan pelaksanaan yang tetap menjaga kenyamanan dan keamanan. “Suasana yang jarang terjadi dan kami yakini, hanya terjadi di persada nusantara khususnya di Sipirok ini,” tuturnya.

Bupati H Syahrul M Pasaribu, pada kesempatan itu mengatakan, agar kegiatan tersebut dilakukan secara berkesinambungan. “Saya harap ini bukan yang pertama dan terakhir. Insya Allah kegiatan ini akan kita tumbuh kembangkan, sehingga masyarakat petani kopi, perekonomiannya semakin berkembang,” ucapnya.

Baca Juga :  Ketika Korupsi Tipikor Didominasi Kejaksaan

Menurut Syahrul, Pemkab Tapsel siap memfasilitasi, dan kegiatan tersebut sudah lama nantikan. “Kegiatan seperti ini sudah lama kami nantikan. Untuk itu kami tidak akan pernah bosan membangun berbagai infrastrukutur termasuk Jalan Usaha Tani dan juga budidaya berbagai tanaman holtikultura tentunya sesuai dengan kemampuan keuangan daerah kita. Jadi mohon doa restu, melalui kelompok tani, akan kita kejar, tidak melihat Sipirok saja tapi Sipirok Narobi (sekitarnya), dan bila perlu wilayah lain yang memiliki potensi kopi,” ungkapnya.

Sebagai bentuk perhatain dan apresiasi yang tinggi terhadap kegiatan tersebut, Syahrul Pasaribu datang dengan membawa seluruh SKPD yang memiliki tupoksi pada peningkatan potensi kopi bagi masyarakat tersebut. “Pada kesempatan ini saya membawa pimpinan SKPD, ada Kadis Perkebunan, Kadis Koperindag dan Kadis Pertanian, dan sangat menyambut baik kegiatan ini,” sebutnya.

Dikatakannya, kegiatan tersebut perlu dilestarikan dan dilakukan secara berkelanjutan agar benar-benar mendatangkan manfaat dalam pengembangan potensi kopi bagi masyarakat petani di masa mendatang.

Maka Pemkab melalui Dinas Koperindag akan membuat agenda pelaksanaan festival kopi Sipirok pada akhir 2014 sebagai bentuk menyongsong tahun 2015 mendatang.

Usai acara, Kadis Perkebunan dan Peternakan Hamdan Nasution menuturkan, selaku intansi teknis yang membidangi budidaya perkebunan di Tapanuli Selatan memberikan apresiasi yang tinggi atas kreativitas dan dedikasi seluruh panitia penyelenggara Festival Kopi Sipirok sehingga dapat memecahkan rekor MURI.

Baca Juga :  Waspadai, Incumbent Manfaatkan Kadis

“Seduh dan minum kopi ini sesuatu momentum yang sangat berharga untuk mempromosikan produksi kopi Sipirok di pasar domestik maupun internasional, yang tentu akan bermuara kepada meningkatnya pendapatan masyarakat terutama petani kopi di daerah ini,” sebutnya.

Terakhir, ketua panitia Ayup Sulaiman Pulungan menyampaikan ungkapan terima kasih pada masyarakat Sipirok dan perantau serta pemerintah daerah yang telah mendukung acara tersebut. “Ini adalah pintu gerbang buat kita untuk memasarkan kopi Sipirok ke kancah internasional,” ucapnya. (ran)/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 6 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*