Pecinta Alam Madina Bersihkan Sungai Aek Mata

Panyabungan. Guna mewujudkan lingkungan yang bersih dengan bergotong-royong di bantaran sungai Aek Mata, dilakukan sejumlah pemuda yang dari Kelompok Pecinta Alam Madina.
Sejumlah pemuda tanpa segan mengisi hari libur, untuk beramai-ramai turun ke saluran air membersihkan aliran sungai dari puing- puing sampah dan rumput yang berada di sungai.

“Saya merasa senang, kegiataan ini bisa dilakukan. Sehingga dapat meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga sebuah lingkungan yang bersih,” kata Ketua Pelaksana Kelompok Pecinta alam Madina Abdul Aziz di dampingi Ketua Umum Zainuddin Lubis, usai gotong-royong, Sabtu (27/8).

Dikatakannya, dengan membersihkan saluran air dan parit yang terdapat di sekitar bantaran sungai Aek mata, merupakan upaya mencegah tergenangnya air yang dapat menyebabkan banjir ketika musim hujan.

“Terutama sekali pada musim penghujan, karena baru satu hari saja hujan. Air sudah mulai tinggi dan menyebabkan banjir. Maka, dengan gotong-royong seperti ini, untuk mengantispasi supaya tidak terjadi banjir. Selain itu juga untuk menjaga agar sungai terlihat indah,” kata Aziz.

Melalui gotong-royong yang dilakukan, Aziz juga berharap, dapat menyadarkan masyarakat agar menjaga lingkungan dan tidak membuang sampah paada sungai, di sebabkan sampah tersebut akan menutupi saluran sungai.

“Harapan kita agar masyarakat secara bersama-sama untuk menjaga lingkungan, supaya lingkungan tetap bersih dan terhindar dari segala macam penyakit. Intinya memang untuk menggerakkan kegiataan bakti sosial ini perlu keiklhasan semua orang,” kata Aziz.

Baca Juga :  Aek Sijorni Butuh Jembatan, Juga Lampu Jalan

Menurut dia, sebagai bagian dari masyarakat, para pemuda akan selalu siap memberikan yang terbaik bagi masyarakat dan lingkungan. Namun begitu juga kepada masyarakat, harus secara bersama-sama untuk memajukan kampung.

“Agar desa atau kelurahan yang berada di bantaran sungai aek mata, Kecamatan panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, tetap terjaga dengan baik, dengan lingkungan yang bersih serta bebas dari sampah-sampah yang menumpuk,” katanya.

Zainuddin Lubis mengatakan, mereka melakukan bakti sosial ini tidak di kelurahan Panyabungan 3 saja , bakti sosial ini terus di bersihkan sampai ke Desa Mayabar.

“Sedangkan dana untuk gotong royong ini tidak ada donaturnya melainkan inisiatif kita sendiri, dan kita telah memberitahukan pemerintah melalui Kelurahan agar ikut serta kerja sama untuk membersihkan bantaran sungai aek mata, untuk menjaga terjadinya kembali banjir dan menjaga kebersihan,” katanya. (zamharir rangkuti)

Sumber : medanbisnisdaily.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*