Pedagang Pasar Sipirok Membandal – Walau Dilarang, Tetap Gelar Dagangan di Jalan

SIPIROK-Sejumlah pedagang masih banyak yang membandal. Walau sudah dilarang, mereka tetap menggelar barang dagangannya di badan jalan Merdeka Pasar Sipirok, Tapsel pada Senin (6/2).

Sepeerti diketahui, akibat keberadan pedagang yang berjualan di badan jalan, unsur Muspika Kecamatan Sipirok melalui pertemuan di Balai Desa Beberapa waktu lalu, telah mengimbau dan melarang pedagang untuk tidak berjualan di badan jalan.

Tujuan larangan tersebut guna membebaskan Jalan Merdeka dari kesemrawutan dari ulah sejumlah pedagang yang seenaknya menggelar barang dagangannya dan menciptapakan suasana pasar yang rapi.

Pantauan METRO Senin (6/2), di ruas Jalan Merdeka (Jalinsum) di Pusat Pasar Sipirok, sejumlah pedagang tetap berjualan di badan jalan, sehingga suasana jalanan menjadi sempit. Sikap pedagang itu jelas membuat suasana pasar kembali semrawut. Padahal, sepekan terakhir sudah Jalan Merdeka sempat aman dan sepi dari pedagang.

Karena, jika pedagang makanan kecil dan buah sepertinya sudah mulai menjalankan aturan itu dan seminggu terakhir tampaknya sudah sesuai dengan harapan. Pasar terlihat rapi dan tidak ada kesemrautan.

Rata-rata pedagang yang tidak menghiraukan larangan itu adalah pedagang yang tidak ikut dalam pertemuan beberapa waktu lalu, sehingga kemungkinan besar tidak tahu adanya larangan berjualan di badan Jalan Merdeka.

“Sikap mereka (para pedagang, red) sudah tidak mematuhi imbauan yang dibuat Muspika. Tetapi mungkin saja mereka tidak ikut dalam pertemuan itu,” kata Nasution (60) warga Pasar Sipirok. (ran/mer)

Baca Juga :  Sepuluh Pemain Milan Tekuk Catania

metrosiantar.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

1 Komentar

  1. Jangan dikorbankan para pedagang kecil hanya karena agar Pasar Sipirok kelihatan rapi dan bersih, mereka masih butuh mencari nafkah dengan berdagang. Solusinya adalah mereka direlokasi pada tempat berjualan yang sudah dibangun oleh Pemda….pertanyaannya adalah apakah fasilitas pasar itu sudah rampung sesuai target ?

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*