Pedagang Sangkumpal Bonang Padangsidimpuan Desak DPRD Gelar RDP

SIDIMPUAN – Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang meminta DPRD Kota Psp untuk menggelar kembali RDP antara pedagang dengan Pemko dan PT ATC selaku pengelola Pasar Sangkumpal Bonang. Sebab sejauh ini, RDP yang akan membahas aspirasi serta tuntutan para pedagang itu belum mendapat respon.

“Walaupun Pemko sudah menyurati PLN untuk pemasangan jaringan dan instalasi listrik di setiap kios Pasar Sangkumpal Bonang, kita tetap mendesak DPRD untuk secepatnya menggelar RDP lanjutan. Supaya pedagang yang ada di pasar ini bisa merasakan tuntutan yang selama ini diganungkan terealisasi,” ujar Sekretaris Himpunan Pedagang Sangkumpal Bonang Hasahat Siregar, Kamis (11/12).

Menurutnya, pedagang belum bisa lega jika tuntutan mereka belum mendapat respon positif dari pengelola pasar. Atas dasar itu, ia mewakili pedagang berharap kepada DPRD untuk menghadirkan perwakilan PT ATC dan Pemko, saat menggelar RDP lanjutan nantinya. Sehingga mereka (PT ATC dan Pemko) dapat mendengar secara langsung aspirasi pedagang.

“Kalau tuntutan kita sangat banyak, tapi yang paling utama diselesaikan ialah masalah keamanan dan listrik. Saat ini kita sudah mendengar wacana pemasangan listrik yang dikelola langsung oleh PLN. Makanya kita apresiasi kepedulian tersebut. Akan tetapi perlu diketahui, masalah keamanan sampai saat ini belum selesai,” tuturnya.

Dengan demikian, lanjut Hasahat, pedagang tetap akan berusaha memperjuangkan aspirasinya ke DPRD, agar tuntutan yang utama tersebut mendapat tanggapan dari pihak pengelola. Karena pengelola harus bisa memberikan tanggung jawab penuh sesuai MoU antara pedagang dengan pengelola, apabila ada terjadi kehilangan barang dagangan atau kebongkaran. “Apabila itu sudah dipenuhi, kita juga merasa lega dan bisa berjualan dengan aman dan nyaman. Kemudian terkait dengan rencana pemasangan jaringan listrik itu, pedagang tidak ingin dibebankan biaya apapun. Sebab, MoU menyatakan pedagang tidak dibebani biaya dalam permasalahan fasilitas kios,” jelasnya.

Baca Juga :  CPNS Lulus Diumumkan Rabu Pagi - 22 Desember 2010

Hal yang sama juga disampaikan Ketua Himpunan Pedagang Pasar Sangkumpal Bonang Rahmat Dalimunte. Menurutnya, persoalan itu tidak akan tuntas apabila tidak ada respon dari pihak yang bersangkutan. Karena pihak yang bersangkutan sama-sama memiliki kewenangan sesuai dengan yang terdapat dalam poin-poin MoU. “PT ATC dan Pemko-lah pihak pertama dan pihak kedua yang ada di MoU tersebut. Jadi keduanya sama-sama memiliki peranan untuk menyelesaikan tuntutan pedagang ini,” katanya.

Ketua DPRD Kota Psp Hj Taty Ariyani Tambunan SH menyampaikan, pihaknya telah berusaha menentukan waktu yang tepat agar pihak yang berkaitan dapat dipertemukan pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) lanjutan. Sehingga permasalahan tuntutan para pedagang itu mendapatkan hasil yang maksimal dari pihak yang bersangkutan.

“Kita akan mediasi secepatnya agar pedagang bisa mendapatkan hasil dari aspirasinya. Selaku lembaga rakyat, kita akan memediasinya dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat, sehingga lembaga ini dapat berjalan sesuai yang diharapkan,” katanya. (bsl)

/METROSIANTAR.com

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 5 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*