Pejabat Publik Di Sumut Dinilai Egois

MEDAN – Pejabat Publik, Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di Provinsi Sumatera Utara (Provsu) yang seharusnya melayani masyarakat dan mengutamakan kepentingkan masyarakat dibandingkan kepentingan pribadinya sangat jarang ditemui.

Koordinator Investigasi dan Advokasi Forum IndonesiaTranparans Anggaran, Uchok Sky Khadafi mengatakan Pejabat Publik, PNS dan DPRD di Provsu selalu memikirkan kepentingan pribadi terlebih dahulu baru memikirkan kepentingan publik.

“Kepentingan masyarakat itu selalu ditunda terlebih dahulu setelah kepentingan mereka (pejabat-red) terpenuhi,” kata Uchok Sky Khadafi di Medan, hari ini.

Uchok menyebutkan, besar dan mahalnya belanja beroya-foya untuk pejabat publik, PNS dan DPRD Provsu untuk setiap tahun dibandingkan kepentingan untuk pejabat publik merupakan salah satu tanda kalau pejabat lebih mengutamakan kepentingan pribadi.

Persoalan banyaknya jalan rusak di daerah Sumut, lanjut Uchok bisa berkaca dari tahun sebelumnnya yang ternyata kebijakan Plt Gubsu tidak berpihak kepada pembangunan untuk kepentingan publik.

“Hal ini bisa dilihat dari belanja anggaran untuk pengadaan kontruksi jalan hanya sebesar Rp.475,6 miliar tahun 2011 dan sebesar 222,1 miliar untuk tahun 2010. Sementara untuk kebutuhan birokrasi sebesar Rp523,1 milar untuk tahun 2011 dan sebesar Rp350,8 miliar untuk tahun 2010,” terangnya.

Dia menjelaskan, belanja untuk birokrasi diperuntukkan untuk belanja makanan dan minuman. Belanja perjalanan dinas dan belanja pemeliharaan.

Baca Juga :  Jalan Kuta Kendit Rusak Parah

waspada.co.id

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*