Pekanbaru Mulai Diselimuti Asap

Sejak dua hari yang lalu, Pekanbaru mulai diselimuti kabut asap yang berasal dari kebakaran hutan dan lahan. Kepala Staf Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru, Marzuki, mengakui sejak dua hari yang lalu jumlah titik api yang berada di Sumatera cenderung meningkat.

Terutama pada tanggal 8 Februari lalu, tercatat 80 titik api ada di Sumatera. Sedangkan untuk Riau mencapai 39 titik api yang tersebar di 12 Kabupaten/Kota, ujar Marzuki di Pekanbaru, Kamis.

Ia mengatakan, titik api tersebut yang menyebabkan terjadinya kabut asap yang menyelimuti Pekanbaru. Terlebih lagi, lanjutnya, saat ini hujan turun tidak merata di seluruh Riau. “Contohnya saja di Pekanbaru, sudah sejak sepekan yang lalu tidak terjadi hujan,” jelas dia.

Marzuki menyebutkan, untuk saat ini jumlah titik api di Riau sudah menurun, satu di Bengkalis. “Sedangkan untuk Sumatera berjumlah dua titik api,” kata dia. Hingga saat ini belum ada kabut asap mempengaruhi penerbangan. Jarak pandang saat ini masih berada sekitar 5 kilometer. “Jarak pandang baru terganggu jika dibawah 1,5 kilometer,” kata dia.

Salah seorang warga Pekanbaru, Arjuna, mengatakan kabut asap telah mempengaruhi kesehatan dirinya. “Sejak dua hari yang lalu, dada mulai sesak akibat kabut asap ini,” tukasnya. Ia mengharapkan kondisi ini tak berlarut-larut.( REPUBLIKA ONLINE)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 8 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Soal UN 2013 Juga Berbeda Antarkelas

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*