Pelajar korban banjir Madina sudah sekolah

19 Oktober 2009 (www.waspada.co.id)

MEDAN – Para pelajar dari kawasan yang terkena musibah banjir di Madina sudah kembali bersekolah pasca ditutupnya tanggap darurat bencana di kabupaten itu.

“Kita memastikan tidak akan ada anak korban banjir di sana yang putus sekolah, karena pihak dinas pendidikan akan melakukan pendataan,” ujar bupati Madina, Amru Daulay, bersama kadis Pendidikan Madina, Musadad Daulay, tadi pagi.

Dikatakan, tanggap darurat untuk lokasi bencana di Madina khususnya kawasan Muara Batang Gadis dan kecamatan Matua sudah selesai dan para korban bencana akan dikembalikan kepemukiman yang lebih layak.

“Mereka akan ditempatkan jauh dari kawasan sungai dan problem desa itu akan diatasi secara bertahap sambil menunggu bantuan dari pusat. Jika tidak ada bencana di Sumbar, kawasan bencana di Madina pastilah sudah kembali normal. Tetapi dengan adanya bantuan dari berbagai pihak maka para kawasan bencana sudah mulai pulih. Bahkan tanggap darurat sudah selesai dan para korban akan meninggalkan tenda penampungan,” katanya.

Disebutkan, untuk mempermudah siswa mengikuti kegiatan belajar mengajar, para siswa diberikan sepatu oleh Kadis Pendidikan, Musadad secara pribadi. Kepedulian itu, ujar dia mendorong kembali semangat dan kemauan siswa untuk kembali bersekolah

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 10 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Sidang lanjutan dugaan Pemalsuan Surat atas Kayu eks. IPK. PT.PLS

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*