Pelaksanaan seminar dan pentas budaya Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya(IKAPSI) berlangsung dengan meriah

alumni corner Pelaksanaan seminar dan pentas budaya Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya(IKAPSI) berlangsung dengan meriah
Pelaksanaan seminar dan pentas budaya Ikatan Keluarga Alumni Pelajar Sipirok Sekitarnya(IKAPSI) berlangsung dengan meriah

Acara yg dibuka oleh Walikota Medan, Drs. Rahudman Harahap dlm kata sambutannya menyampaikan dari dulu Sipirok terkenal dengan daerah yang sangat berbudaya sehingga tidak mengherankan sumber daya manusia relative lebih maju yang menghasilkan tokoh – tokoh besar. Bahkan perkembangan di wilayah Tapanuli Bagian Selatan tidak terlepas dari upaya tokoh – tokoh Sipirok seperti Alm. Raja Inal Siregar yang aktif memekarkan wilayah Tabagsel dari tahun 1992. Oleh Karena itu Rahudman sangat menyayangkan pemindahan ibukota ke Kota Sipirok belum dilaksanakan. Terlepas dari pro dan kontra walikota mengatakan idealnya masyarakat Sipirok sudah selayaknya merupakan pelopor pemekaran di wilayah Tabagsel dan permasalahan ibukota harus segera direalisasikan. Disamping itu kepada para undangan walikota berharap perlu kita membuat semacam festival budaya untuk melestarikan budaya Sipirok khusunya dan Tapsel pada umunya.

Selepas walikota acara dilanjutkan dengan seminar yang menghadirkan pembicara nasional Drs. Anshari Ritonga mantan Dirjen Anggaran dari Jakarta dengan topik seminar tentang generasi muda Sipirok di masa lalu, kini, dan yang akan datang memaparkan makalah berjudul Merpersiapkan insan mandiri untuk menghadapi kesulitan dan tantangan masa kini. Anshari menekankan kesiapan mental untuk bersaing di era sekarang apalagi dizaman globalisasi ini. Kesiapan mental dimaksudkan merencanakan sesuatu dengan matang dan menganggap kegagalan adalah suatu keberhasilan yang tertunda sehingga generasi muda diharapkan selalu melakukan evaluasi terhadap apa yang telah direncanakan dan

Mencari penyebab suatu kegagalan, adalah penting untuk mengetahui kekurangan, kelemahan atau kesalahan yang lalu agar dapat diperbaiki, sehingga tidak terulang kembali, untuk mewujudkan prinsip bahwa ”suatu kegagalan adalah merupakan keberhasilan yang tertunda”. Mengevaluasi pencapaian atas hasil prestasi adalah perlu, untuk memotivasi agar apa yang diharapkan untuk dicapai selanjutnya dapat lebih baik dari yang telah dicapai hari ini, karena orang bijak selalu berupaya mewujudkan prinsip, “apabila hasil yang dapat dicapai hari esok tidak lebih baik dari hari ini, maka termasuk orang yang merugi.”.

Baca Juga :  Lagi, Mahasiswa Demo Walikota Padangsidimpuan

Pada kesempatan ini Anshari juga mengingatkan kembali bahwa program “ Marsipature Hutanabe” yang dicanangkan oleh mantan Gubsu Raja Inal Siregar sangat tepat sehingga tidak terlalu berharap ke pemerintah untuk mengucurkan bantuan pembangunan tetapi lebih kepada merangsang masyarakat untuk membangun kampungnya/daerahnya masing-masing.

. Sedangkan pembicara budaya menghadirkan dua orang sekaligus yaitu Sutan Hamonangan Martua Siregar yang membawakan makalah perkembangan wilayah Sipirok yang dimulai dengan sejarah migrasi marga siregar dari Pusuk Buhit sampai ke wilayah Napa Napa ni Sibualbuali.Praktisi budaya yang kedua adalah Drs, Asrul Siregar, M.Hum gelar Sutan Paimaon yang lebih mengedepankan prinsip budaya kepilikan bersama dalam ucapan seperti bagasta (rumah kita), Horbota (kerbau kita), Sabata (sawah kita). Mengakhiri makalahnya Sutan Paimaon melantunkan sebait Ungut –ungut yang memukau seluruh undangan.Sedangkan pembicara terakhir adalah Drs. Syamsul Bahri Ritonga, M.Si yang membawakan makalah Perencanaan Pemabangunan Wilayah Sipirok Narobi.

Acara kemudian dirangkai dengan pelantikan pengurus IKAPSI Sumut periode 2010 – 2014 ditandai pembacaan deklarasi dan juga sekaligus pembacaan Deklarasi dan Pelantikan Pengurus IKAPSI Sumut priode 2010-2014. Pelantikan dan pengukuhan dilakukan oleh tokoh masyarakat Sipirok di Medan yaitu H. Sutan Hamonangan Martua Siregar. Kepengurusan IKAPSI Sumut yang baru dilantik diketuai oleh Ir.. Muhammad Yamin Siregar, MM. Ketua I Kamsir Aritonang, SE,Ak Sekretaris Umum Drs. Indra Muda Hutasuhut, MAP Bendahara Umum H. Endar Sakti Pane. Setelah pelantikan Gus Irawan Pasaribu manyampaikan harapan dan pandangan kepada pengurus IKAPSI Sumut terpilih untuk mengedepankan prinsip dalihan natolu. Dirut Bank Sumut ini lebih dalam mengharapkan kejayaan orang tua kita di masa lampau hendaknya merupakan suatu tanggung jawab yang harus kita pegang teguh dalam membangun daerah terutama Sipirok Narobi termasuk marancar yang merupakan wilayah Napa Napa ni Sibualbuali. Pasaribu menjelaskan jarak dari kampungnya ke Bulumario sekitar 6 km sehingga apabila Sipirok maju dan berkembang tentu akan berimbas ke Marancar. Selain itu dalam mengembangkan ekonomi kerakyatan terutama pengembangan Usaha Kecil dan Mikro Gus Irawan mengharapkan IKAPSI dan Bank Sumut bisa bersinergi terutama pentingnya program yang berdampak nyata ke ”bona bulu” atau kampung halaman. Gus Irawan juga menekankan besarnya potensi putra-putra Sipirok diperantauan sehingga jika digalang dalam bentuk kerjasama akan sangat bermanfaat bagi pengembangan kampung halaman.mencapai kemajuan daerah.

Baca Juga :  Mahasiswi Mesum Di Padangsidimpuan Digerebek

Pada acara Seminar dan Pentas Budaya IKAPSI ini nampak hadir beberapa tokoh masyarakat Sipirok yang antara lain Wakil Ketua DPRD Sumut, Ir. H. Chaidir Ritonga, Kamaluddin Harahap, mantan Bupati Tapsel, Drs. Toharuddin Siregar, Anggota DPRDSU Drs. Mulkan Ritonga, Syahrul Pasaribu yang juga calon Bupati Tapsel, H. HR. Yuriandi Siregar, SE, SH, dan beberapa tokoh Sipirok dari IKAPSI Jakarta seperti Siddik Siregar, Pasaulian Tambunan, Yugo Alfiano dan yang lain. Mengakhiri acara tersebut ketua umum terpilih Ir. Muhammad Yamin Siregar, MM menyampaikan terimakasih yang sebesarnya – besarnya kepada semua pihak sehingga acara ini berlangsung sukses, kedepan dengan sekuat tenaga akan kami upayakan amanah yang diberikan ini dapat kami laksanakan dengan baik.

Oleh: Faisal Reza Pardede

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*