Pelaku adalah Anak Buah Serka Heru Santoso yang Tewas di Hugo’s Cafe

JAKARTA, KOMPAS.com — Penyelidikan dari Tim Investigasi TNI AD mendapatkan motif penyerangan Lapas Kelas IIB Cebongan, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, adalah reaksi atas pembunuhan anggota Kopassus Serka Heru Santoso dan penyerangan mantan anggota Kopassus Serka Sriyono. Kedekatan pelaku dengan para korban juga menjadi latar belakang.

“(Dilakukan) setelah mendengar pengeroyokan dan pembunuhan tragis, sadis, dan brutal oleh preman di Yogyakarta atas anggota Kopassus Serka Heru Santoso,” kata Ketua Tim Investigasi Penyerangan Lapas Cebongan TNI AD, Brigjen Unggul K Yudhoyono, Kamis (4/4/2013). Heru adalah atasan langsung pelaku penyerangan, ujar Unggul, yang juga pernah menyelamatkan pelaku saat menjalankan tugas operasi.

Penyerangan, tambah Unggul, juga dipicu penyerangan terhadap mantan anggota Kopassus, Serka Sriyono, oleh kelompok preman yang sama. “(Sriyono) adalah rekan pelaku saat latihan komando,” ujar Wakil Komandan Pusat Polisi Militer TNI AD ini.

Sebelumnya, Unggul menyatakan, penyerangan dilakukan 11 oknum anggota Grup 2 Komando Pasukan Khusus (Kopassus) Kartasura, Jawa Tengah. “(Penyerangan) melibatkan 11 orang, terdiri dari satu orang eksekutor berinisial U, delapan pendukung, dan dua orang yang lain berusaha mencegah tindakan rekan-rekannya,” kata dia. Tiga orang dari 11 orang itu berasal dari daerah latihan Gunung Lawu.

Heru tewas setelah dikeroyok di Hugo’s Cafe pada 19 Maret 2013. Sementara Sriyono diserang pada 20 Maret 2013. Pelaku pengeroyokan dan penyerangan diduga adalah kelompok yang sama, termasuk empat orang yang tewas dalam penyerbuan ke Lapas Cebongan. Empat orang itu adalah Gameliel Yermiyanto Rohi Riwu, Adrianus Candra Galaja, Hendrik Angel Sahetapi alias Deki, dan Yohanes Juan Manbait.

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 7 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.
Baca Juga :  Begini Transkrip Percakapan Pilot Sukhoi dan ATC

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*