Pelaku Lelucon Teror Bom di Twitter Divonis

Pria yang ditangkap karena bercanda di Twitter akan mengebom bandara akhirnya dijatuhi hukuman. Pengadilan menolak banding dan ia didenda puluhan juta.

Ist

Pada 6 Januari salju menutup Bandara Robin Hood, Inggris, sehingga menyebabkan Paul Chamber iseng menulis lelucon di Twitter. Ia menyebutkan, “Bandara Robin Hood ditutup. Anda hanya punya waktu semingu untuk membereskan semuanya. Jika tidak, saya akan mengebom bandara!”

Sayangnya, polisi menanggapi dengan serius. Satu minggu selanjutnya, Chamber ditangkap.

Dalam putusan banding itu, Hakim Jacqueline Davis memutuskan bahwa tulisan Chamber di Twitter itu berisi ancaman dan ia seharusnya tahu bahwa hal itu bisa dianggap serius oleh orang lain.

Seperti dikutip dari Mashable, Davis mengatakan, “[tweet itu] mengancam dengan sangat jelas. Setiap orang biasa membaca ini akan melihatnya, kemudian khawatir.”

Chambers juga telah diperintahkan untuk membayar tambahan 2 ribu poundsterling (Rp 28 juta) untuk denda terbaru. Chambers dan tim hukumnya akan mempertimbangkan banding lebih lanjut. (inilah.com)

CATATAN : Artikel ini sudah dipublish sejak 11 tahun yang lalu. Informasi di dalamnya kemungkinan sudah tidak relavan dengan saat ini. Mohon dibaca dengan bijak, dengan melihat informasi terbaru/sumber-lain sebagai penyeimbang.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*